Market Hari Ini 14 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

ELSA Beber Strategi Adaptif Tangkap Peluang Industri Energi

Elnusa memfokuskan strategi bisnis pada empat pilar peningkatan produksi migas, termasuk teknologi enhanced oil recovery dan integrasi layanan energi.

ELSA memaparkan strategi adaptif untuk menangkap peluang industri energi melalui empat pilar peningkatan produksi migas dan inovasi teknologi.

Elnusa memaparkan strategi adaptif untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. (Foto: Dok. Elnusa)
Elnusa memaparkan strategi adaptif untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. (Foto: Dok. Elnusa)

KABARBURSA.COM – PT Elnusa Tbk (ELSA) memaparkan strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. Strategi tersebut difokuskan pada penguatan layanan teknologi dan integrasi jasa penunjang migas guna mendukung peningkatan produksi energi.

Direktur Pengembangan Usaha PT Elnusa Tbk, Arief Prasetyo Handoyo, mengatakan perusahaan mengarahkan strategi bisnis pada sejumlah program yang mendukung optimalisasi produksi migas nasional.

“Melalui kapabilitas teknologi dan integrasi layanan yang kami miliki, Elnusa menghadirkan solusi yang efisien dan terintegrasi untuk menjawab tantangan industri energi,” ujar Arief dalam keterbukaan informasi perusahaan, dikutip Jumat, 13 Maret 2026.

Arief menjelaskan strategi tersebut berfokus pada empat pilar utama peningkatan produksi migas, yakni routine work program, acceleration from reserve to production, enhanced oil recovery (EOR), serta exploration.

Dalam implementasinya, Elnusa mengembangkan berbagai solusi teknologi yang mendukung efisiensi operasi hulu migas, termasuk Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) dan Vibroseis EOR. Teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas yang telah beroperasi.

Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan layanan workover dan well intervention guna menjaga keberlanjutan produksi di lapangan migas yang telah memasuki fase produksi matang.

Di sektor logistik energi, Elnusa mencatat pertumbuhan volume distribusi bahan bakar minyak yang meningkat lebih dari 22 persen secara tahunan. Peningkatan tersebut didorong oleh optimalisasi layanan transportasi energi yang dijalankan perusahaan.

Perseroan juga memperluas diversifikasi bisnis melalui layanan survei seismik untuk sektor non-migas, termasuk proyek eksplorasi batubara.

Di sisi lain, Elnusa mencatat ekspansi pasar internasional melalui pengiriman Oil Country Tubular Goods (OCTG) ke sejumlah negara, termasuk proyek energi di Aljazair.

Menurut Arief, berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai penyedia jasa penunjang energi yang terintegrasi di Indonesia.

“Kami terus memperkuat inovasi teknologi dan diversifikasi layanan untuk mendukung pertumbuhan industri energi sekaligus meningkatkan nilai jangka panjang bagi perusahaan,” ujarnya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait