Market Hari Ini 28 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Emas Antam Cerah, Naik jadi Rp 1.134.000 Per Gram (28/2)

Emas Antam Cerah, Naik jadi Rp 1.134.000 Per Gram (28/2)
Emas Antam Cerah, Naik jadi Rp 1.134.000 Per Gram (28/2)

KABARBURSA.COM-Hari ini, harga emas batangan yang bersertifikat Antam, hasil produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), mengalami kenaikan pada Rabu 28 Februari 2024.

Menurut informasi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam per gram saat ini mencapai Rp 1.134.000. Terjadi kenaikan sebesar Rp 2.000 jika dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya, yakni Selasa 27 Februari 2024, yang berada di level Rp 1.132.000 per gram.

Di sisi lain, harga buyback emas Antam hari ini berada di kisaran Rp 1.026.000 per gram. Terjadi kenaikan sebesar Rp 2.000 dibandingkan dengan harga buyback pada Selasa 27 Februari 2024, yang sebesar Rp 1.024.000 per gram.

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam dalam berbagai pecahan per hari Rabu 28 Februari 2024, belum termasuk pajak:

  • 0,5 gram: Rp 617.000
  • 1 gram: Rp 1.134.000
  • 5 gram: Rp 5.445.000
  • 10 gram: Rp 10.835.000
  • 25 gram: Rp 26.962.000
  • 50 gram: Rp 53.845.000
  • 100 gram: Rp 107.612.000
  • 250 gram: Rp 268.765.000
  • 500 gram: Rp 537.320.000
  • 1.000 gram: Rp 1.074.600.000

Perlu diketahui:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam berbagai ukuran berat, seperti 1 gram, 2 gram, dan 500 gram. Biasanya, harga per gram emas Antam akan bervariasi tergantung pada berat batangnya. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam pada batang kecil akan lebih tinggi daripada pada batang yang lebih besar. Harga yang tercantum di atas merupakan harga per gram emas batangan seberat 1 kilogram yang umumnya menjadi patokan bagi pelaku bisnis emas.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait