Market Hari Ini 29 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Emas Menanjak, Momentum Masih Menguasai: Area Krusial di Sekitar 3.800

Emas cetak rekor USD3.846 per ons, reli tiga bulan berlanjut. Momentum bullish kuat, tapi dolar AS berpotensi jadi penahan reli jika bergerak dari area demand.

Harga emas tembus USD3.846 per ons, tren bullish solid. Waspadai potensi koreksi jika dolar AS rebound, tapi peluang reli ke atas USD3.900 tetap terbuka.

Ilustrasi kepingan logam mulia. Foto: Freepik.
Ilustrasi kepingan logam mulia. Foto: Freepik.

Daftar Isi

  1. 01 Momentum Masih Menguasai, Area Krusial di Sekitar 3.800
  2. 02 Dolar AS: Potensi Magnet Koreksi

KABARBURSA.COM - Emas kembali menorehkan capaian bersejarah. Kontrak XAU menembus level USD3.846 per troy ons pada perdagangan Senin, 29 September 2025, hingga pukul 14.30 WIB. Torehan tersebut melanjutkan reli yang sudah berlangsung tiga bulan terakhir. 

Lonjakan ini kian menegaskan reputasi emas sebagai aset lindung nilai favorit, terutama saat pasar global diwarnai ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi hingga arah kebijakan bank sentral. 

Namun, di balik sorotan positif itu, ada faktor penting yang patut dicermati: potensi kebangkitan dolar AS dari area demand yang bisa menjadi lawan sepadan reli emas.

Momentum Masih Menguasai, Area Krusial di Sekitar 3.800

Sejumlah indikator teknikal memperlihatkan reli emas masih sangat solid. Relative Strength Index (RSI) di 78,8 memang menandakan kondisi overbought, tetapi tren belum kehilangan tenaga. 

ADX di atas 63 juga menegaskan bahwa tren naik tergolong sangat kuat, sementara MACD positif menambah konfirmasi dorongan bullish. 

Dengan kata lain, hampir semua indikator serentak memberi sinyal beli. Kondisi ini sejalan dengan fakta bahwa seluruh moving average dari jangka pendek hingga panjang berada jauh di bawah harga saat ini. Kondisi ini memperlihatkan dominasi pembeli yang belum goyah.

Volatilitas harian yang terukur lewat ATR (14) di kisaran 44 poin memberi gambaran ruang gerak harga. Dari sini, target jangka pendek terbuka ke area USD3.891, sementara risiko koreksi sehat bisa menguji kembali kisaran USD3.801.

Secara teknikal, level 3.810–3.800 menjadi pivot psikologis yang wajib diperhatikan. Selama zona ini tetap kokoh, peluang reli berlanjut masih besar. Jika ditembus, harga berpotensi menguji 3.790 bahkan area support berikutnya di 3.770–3.742, yang bertepatan dengan MA jangka pendek. Sebaliknya, keberhasilan emas bertahan di atas 3.800 membuka jalan untuk mengincar target 3.885–3.905, bahkan ekstensi ke 3.930–3.950 jika level 3.900 mampu dilampaui dengan volume yang cukup.

Dolar AS: Potensi Magnet Koreksi

Namun, peta teknikal dolar AS memberi nada hati-hati. Indeks DXY saat ini berada di area demand jangka panjang dan menyisakan Fair Value Gap di rentang 100–104. 

Dalam teori teknikal, celah nilai ini ibarat magnet harga yang berpotensi menarik dolar kembali naik. Jika rebound tersebut benar terjadi, emas bisa tertekan dan mundur sejenak ke area 3.810–3.790 untuk konsolidasi. 

Tetapi bila dolar gagal bangkit dan justru tertekan di bawah 98, maka ruang emas untuk melanjutkan reli terbuka semakin lebar.

Secara keseluruhan, arah emas tetap bullish dengan momentum yang kuat. Namun, disiplin mengelola risiko sangat diperlukan, terutama dengan menjadikan 3.800 sebagai garis kompas. 

Selama level ini bertahan, bias kenaikan tetap berlaku. Jika harga berhasil menembus 3.900, pasar bisa menyaksikan babak baru reli emas menuju rekor berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait