Market Hari Ini 13 Aug 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Emas Stabil di Tengah Gejolak Ekonomi AS

Rumor tarif impor batangan seberat 1 kg melambungkan harga emas berjangka ke rekor baru pada Jumat lalu

Emas sempat bergelut di zona tenang usai kejatuhan tajam pada sesi sebelumnya—pergi sedikit dari puncak sejarahnya.

saat ini harga emas berjangka Comex sejalan dengan harga spot di London setelah mencapai premi nyaris US$ 40 per troy ounce
saat ini harga emas berjangka Comex sejalan dengan harga spot di London setelah mencapai premi nyaris US$ 40 per troy ounce

KABARBURSA.COM - Emas sempat bergelut di zona tenang usai kejatuhan tajam pada sesi sebelumnya—pergi sedikit dari puncak sejarahnya. Pasar kini terfokus pada data inflasi AS yang bisa mengguncang jadwal pemangkasan suku bunga The Fed.

Menurut Reuters, harga emas spot sedikit menyusut ke USD 3.345,59 per troy ounce pada pukul 10.46 GMT. Sedangkan kontrak emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sekitar 0,2%, berada di USD 3.394,10.

Senin kemarin, emas batangan ambruk 1,6%, menyentuh titik terendah dalam lebih dari seminggu. Hal ini diperparah oleh kabar dari Presiden AS Donald Trump di media sosial: ia batal mengenakan tarif impor emas batangan. Sebelumnya, rumor tarif impor batangan seberat 1 kg melambungkan harga emas berjangka ke rekor baru pada Jumat lalu.

Nitesh Shah, ahli strategi komoditas di WisdomTree, menjelaskan bahwa saat ini harga emas berjangka Comex sejalan dengan harga spot di London setelah mencapai premi nyaris USD 40 per troy ounce pekan lalu. Namun, dia memperingatkan: tanpa kepastian hukum, konvergensi ini mungkin hanya sementara. Ketegangan di pasar bisa merobek keseimbangan ini kapan saja.

Sorotan investor tertuju pula pada laporan indeks harga konsumen (IHK) AS yang dijadwalkan rilis pukul 12.30 GMT. Mayoritas ekonom dalam survei Reuters memperkirakan IHK inti naik 0,3% di Juli, yang akan mengerek angka tahunan menjadi 3%. Angka tersebut semakin menjauhi ambang sasaran The Fed yaitu 2%.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait