Market Hari Ini 28 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

EPAC Diambil Alih Triple B, Bidik Jadi Holding Investasi

Perusahaan kemasan plastik EPAC akan berubah arah bisnis setelah PT Triple Berkah Bersama mengambil alih 34,56 persen saham.

EPAC akan diambil alih PT Triple Berkah Bersama dengan kepemilikan 34,56 persen saham dan disiapkan menjadi holding investasi.

EPAC bersiap berubah menjadi holding investasi usai diambil alih PT Triple Berkah Bersama. (Foto: Dok.
EPAC bersiap berubah menjadi holding investasi usai diambil alih PT Triple Berkah Bersama. (Foto: Dok.

KABARBURSA.COM – PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) akan mengalami perubahan pengendalian setelah PT Triple Berkah Bersama (Triple B) mengambil alih 34,56 persen saham perusahaan. 

Akuisisi tersebut menjadi bagian dari rencana transformasi EPAC dari bisnis kemasan plastik menjadi perusahaan holding investasi.

Manajemen EPAC menyebut langkah pengambilalihan itu bertujuan meningkatkan enterprise value perusahaan melalui penguatan strategi bisnis dan struktur permodalan. 

“Ke depan, Perseroan direncanakan untuk bertransformasi menjadi perusahaan holding investasi,” tulis manajemen dalam tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 28 Mei 2026.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 4 Mei 2026, Triple B disebut akan menjadi ultimate beneficial owner atau UBO baru di EPAC. Sementara PT Sirkah Akselerasi Jaya (SAJ) tetap menjadi UBO di PT Media Telekomunikasi Mandiri (MTM). Struktur tersebut diklaim akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun pemegang saham publik.

EPAC menegaskan bisnis utama di bidang kemasan plastik tidak akan dihentikan. Kegiatan operasional eksisting nantinya tetap dijalankan melalui entitas anak, sedangkan perusahaan induk akan difokuskan pada pengelolaan portofolio investasi dan pengembangan usaha baru.

“Sinergi ini diharapkan memberikan nilai tambah strategis dalam bentuk peningkatan enterprise value Perseroan,” tulis manajemen terkait perubahan arah bisnis tersebut.

Berdasarkan struktur kepemilikan setelah pengambilalihan, PT Triple Berkah Bersama akan menggenggam 1,14 miliar saham atau setara 34,56 persen saham EPAC. 

Sementara PT Omni Multi Industrindo tetap memegang 24,22 persen saham, disusul masyarakat publik sebesar 28,90 persen.

Saham yang diambil alih berasal dari kepemilikan Drs. Ryan Permana dan Nessy Sarinda. Sebelum transaksi, Ryan Permana menguasai 20,12 persen saham EPAC dan Nessy Sarinda sebesar 14,44 persen.

Manajemen menjelaskan penjualan saham oleh kedua pemegang saham lama tersebut merupakan bagian dari strategi portofolio investasi. Di sisi lain, Triple B dan SAJ disebut telah melakukan due diligence internal dari aspek keuangan, operasional, hingga hukum sebelum melanjutkan rencana akuisisi.

Triple B sendiri diketahui bergerak di bidang konsultasi keuangan, merger dan akuisisi, restrukturisasi, serta pasar modal. Sementara SAJ bergerak di bidang teknologi informasi, komunikasi, dan internet. 

EPAC menyebut tidak terdapat hubungan afiliasi antara Triple B maupun SAJ dengan Perseroan maupun pemegang saham pengendali lama.

Dalam dokumen tersebut, EPAC juga mengungkap bahwa kegiatan usaha ke depan akan diarahkan ke pengembangan bisnis teknologi informasi atau IT. Meski demikian, perusahaan memastikan tidak ada pembahasan terkait perubahan susunan manajemen maupun kebijakan dividen pasca akuisisi.

Adapun Noprian Fadli tercatat menjadi pengendali sekaligus pemilik manfaat Triple B dengan kepemilikan 99 persen saham. 

Nama Noprian sebelumnya juga tercatat memiliki keterkaitan dengan sejumlah emiten lain seperti MEJA, NINE, GPSO hingga BRRC sebagai investor maupun financial advisor.

Proses negosiasi transaksi pengambilalihan ditargetkan selesai sebelum akhir kuartal II-2026. Setelah transaksi efektif, calon pengendali baru juga akan menjalankan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) sesuai ketentuan POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Perseroan memastikan tetap mempertahankan status sebagai perusahaan tercatat di BEI. 

“Perseroan berkomitmen untuk tetap mempertahankan status sebagai Perusahaan Tercatat,” tulis manajemen EPAC.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait