Market Hari Ini 26 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Gerak-gerik The Fed Hentikan Reli Wall Street

Gerak-gerik The Fed Hentikan Reli Wall Street
Gerak-gerik The Fed Hentikan Reli Wall Street

KABARBURSA.COM - Bursa saham Wall Street mengalami pembalikan arah setelah mengalami reli yang mendorong S&P 500 mencapai beberapa rekor. Hal ini memicu spekulasi bahwa pasar telah bergerak terlalu jauh dan terlalu cepat.

Investor juga mengambil sikap hati-hati menghadapi spekulasi bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, yang akan dirilis pada hari Jumat Agung, akan menunjukkan inflasi yang mungkin tetap tinggi. Pada hari yang sama, Jerome Powell dijadwalkan untuk memberikan pidatonya.

Rasa hati-hati juga muncul seiring meningkatnya kekhawatiran tentang ketidaksesuaian antara ekspektasi kinerja keuangan perusahaan dan harga saham. Ahli strategi dari Morgan Stanley dan JPMorgan Chase & Co. adalah pihak terbaru yang memperingatkan bahwa akan sulit untuk membenarkan penilaian yang tinggi jika realisasi akselerasi laba perusahaan gagal terwujud.

S&P 500 turun di bawah 5.220. Saham Intel Corp mengalami penurunan karena adanya kabar tentang rencana Tiongkok untuk membatasi penggunaan chip asing. Namun, saham Boeing Co naik setelah pengumuman bahwa pimpinannya akan mengundurkan diri.

Pekan lalu, Wall Street cukup bergairah. Indeks S&P 500 naik 14persen hingga akhir pekan lalu, melampaui rata-rata pergerakan 200 hari.

"Kenaikan ini cukup tinggi secara historis," kata Jonathan Krinsky dari BTIG. "Pertanyaannya adalah: apakah kita akan mengalami koreksi seiring berjalannya waktu, atau kenaikan harga. Hal terakhir ini sulit terjadi selama lima bulan terakhir, namun menurut kami masih ada peluang untuk terjadinya pelemahan harga yang moderat."

Pekan lalu juga merupakan rekor tertinggi S&P 500 dalam 52 minggu dalam hampir tiga tahun terakhir, menurut Krinsky.

"Walaupun jarang terjadi pada titik tertinggi, keuntungan jangka pendek jauh lebih beragam daripada yang Anda bayangkan, dengan lonjakan serupa terjadi sebelum penarikan besar-besaran pada tahun '18 dan '20, sementara juga terjadi di tengah tren naik yang kuat selama tahun '17, '20, dan '21," ujar Krinsky.

Berikut adalah beberapa data penting dari pasar AS:

  • S&P 500 turun 0,3persen pada pukul 4 sore waktu New York.
  • Nasdaq 100 turun 0,3persen.
  • Dow Jones Industrial Average turun 0,4persen.
  • Indeks MSCI World turun 0,2persen.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait