Market Hari Ini 30 Apr 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Harga Batu Bara Melonjak 2,16 Persen, Prospek ke Depan?

Harga Batu Bara Melonjak 2,16 Persen, Prospek ke Depan?
Harga Batu Bara Melonjak 2,16 Persen, Prospek ke Depan?

KABARBURSA.COM - Harga batu bara mengalami lonjakan pada perdagangan terakhir. Bagaimana prospek harga batu bara ke depan?

Harga batu bara pada Senin, 29 April 2024, di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan ini mencapai USD137,4/ton, naik 2,16 persen dibandingkan dengan akhir pekan sebelumnya dan mencatatkan level tertinggi dalam seminggu terakhir.

Meskipun harga batu bara mengalami koreksi sebesar 0,43 persen dalam satu minggu terakhir, namun dalam kurun waktu sebulan, harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,09 persen.

Permintaan yang tetap tinggi menjadi pendorong harga batu bara. China, sebagai konsumen terbesar batu bara di dunia, diprediksi akan terus menggunakan energi fosil ini meskipun ada kesepakatan untuk mengurangi penggunaan batu bara pada tahun 2040.

Menurut riset dari DNV, konsumsi batu bara di China diperkirakan akan naik secara perlahan dalam 2 tahun mendatang sebelum turun sepertiganya pada tahun 2040. Meskipun demikian, pada tahun 2050, China masih diestimasi akan mengonsumsi sekitar 25 persen dari total konsumsi batu bara dunia.

Secara teknikal dengan perspektif harian, batu bara saat ini berada dalam zona bullish, sebagaimana tercermin dari nilai Relative Strength Index (RSI) sebesar 55,27. RSI di atas 50 menandakan aset sedang dalam posisi bullish.

Namun, perlu diingat bahwa indikator Stochastic RSI sudah mencapai 97,58, melebihi angka 80 yang menandakan keadaan jenuh beli (overbought).

Dengan demikian, harga batu bara masih memiliki potensi untuk naik. Target resisten terdekat berada di level USD138/ton, yang jika terlewati, maka target selanjutnya adalah USD149/ton.

Sementara itu, target support terdekat berada di USD133/ton. Penembusan di titik ini berpotensi membawa harga batu bara turun kembali menuju USD126/ton.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait