Market Hari Ini 07 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Beras Naik jadi Rp14 ribu pr Kilogram

Harga Beras Naik jadi Rp14 ribu pr Kilogram
Harga Beras Naik jadi Rp14 ribu pr Kilogram

KABARBURSA.COM-Hari ini, pada Rabu 7 Februari 2024, harga beras rata-rata kembali mengalami kenaikan. Harga tertinggi mencapai Rp16 ribu per kilogram (kg). Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) mencatat bahwa harga rata-rata beras kualitas bawah I mencapai Rp14 ribu per kg, naik sebesar 1,45 persen atau Rp200.

Kenaikan harga juga terjadi pada beras kualitas bawah II, dengan peningkatan sebesar 1,47 persen atau Rp200 menjadi Rp13.800 per kg. Selanjutnya, harga beras kualitas medium I naik Rp200 menjadi Rp15.150 per kg, sedangkan harga beras kualitas medium II juga naik Rp200 menjadi Rp15 ribu per kg.

Sementara itu, harga beras kualitas super I mengalami kenaikan sebesar 1,54 persen atau Rp250 menjadi Rp16.500 per kg. Tak ketinggalan, harga beras kualitas super II juga naik sebesar 1,27 persen atau Rp200 menjadi Rp16 ribu per kg.

Peningkatan harga beras telah menjadi tren sejak awal tahun lalu. Pada Januari 2023, rata-rata harga beras berada di level Rp11 ribu per kg. Kenaikan harga beras juga berdampak pada tingkat inflasi pada Januari 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 2,57 persen (yoy), dengan inflasi bulanan sebesar 0,04 persen.

Amalia Adininggar Widyasanti, Plt Kepala BPS, menyatakan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar secara tahunan sebesar 1,63 persen. Disusul oleh penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 0,22 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,19 persen.

Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi termasuk beras, rokok kretek mesin, bawang putih, dan tomat.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait