Market Hari Ini 23 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Bitcoin Anjlok 0,53{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} Jumat Sore (23/2)

Harga Bitcoin Anjlok 0,53{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} Jumat Sore (23/2)
Harga Bitcoin Anjlok 0,53{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} Jumat Sore (23/2)

KABARBURSA.COM-Harga Bitcoin (BTC) pada Jumat 23 Februari 2024 sore terpantau mengalami penurunan sebesar 0,53 persen menjadi US$ 50.979,60.

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur mencatat bahwa harga Bitcoin sedang mengalami fluktuasi. Pada tengah pekan ini, Bitcoin berupaya mencapai level US$ 53.000, namun tekanan jual menyebabkan penurunan di bawah US$ 52.000.

Menurut Fyqieh, momentum bullish saat ini terbatas, sehingga investor disarankan untuk mengamati pergerakan harga dengan cermat untuk mengambil keputusan investasi yang optimal. "Pasar kripto dan Bitcoin sedang mengalami tekanan akibat sinyal penundaan pemotongan suku bunga secara keseluruhan. Hal ini mengakibatkan potensi tekanan jual dari para pelaku pasar yang berupaya untuk mengambil keuntungan," kata dia Jumat 23 Februari 2024.

Saat ini, pasar kripto dihadapkan pada dua sentimen negatif yang kemungkinan akan mendorong mayoritas aset berisiko untuk mengalami penurunan.

Pertama, hasil risalah FOMC menyarankan agar The Fed melanjutkan penurunan suku bunga secara hati-hati, yang menandakan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal ini dapat meningkatkan nilai dolar AS dan memicu penurunan mayoritas aset berisiko.

Sentimen kedua, kata Fyqieh, datang dari data arus keluar ETF Bitcoin. Pada tanggal 21 Februari, ETF BTC mencatat arus keluar bersih senilai US$ 35,6 juta, yang kemungkinan merupakan aksi ambil untung oleh investor. "Ini merupakan angka negatif pertama setelah sebelumnya terjadi arus masuk bersih selama 17 hari berturut-turut," jelasnya.

Fyqieh memprediksi bahwa investor mungkin akan kembali menggunakan aset tradisional untuk sementara waktu, mengingat keputusan The Fed untuk menunda penurunan suku bunga telah menyebabkan pasar kripto bersiap menghadapi volatilitas. "Dengan adanya peristiwa penting seperti halving Bitcoin dan prediksi kenaikan yang semakin dekat, harga aset kripto kemungkinan akan segera mendapatkan kembali momentumnya," jelas dia.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait