Market Hari Ini 02 Nov 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Bitcoin Menguat Setelah Keputusan The Fed

Harga Bitcoin Menguat Setelah Keputusan The Fed
Harga Bitcoin Menguat Setelah Keputusan The Fed

KABARBURSA.COM - Pada hari Kamis (02/11), harga Bitcoin mengalami kenaikan setelah Federal Reserve menyampaikan pernyataan yang kurang hawkish dari yang diharapkan oleh pasar. Selain itu, kripto secara umum juga menguat seiring dengan pelemahan nilai dolar dan ekspektasi trader yang tidak melihat adanya kenaikan suku bunga.

Mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia menguat hampir 4 persen mencapai $35.808, mencapai level tertinggi sejak Mei 2022. Sementara itu, Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, mengalami kenaikan sebesar 3 persen menjadi $1.866,19, mendekati level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Kenaikan harga di pasar kripto sebagian besar dipicu oleh pelemahan dolar dan penurunan yield pada obligasi Amerika Serikat, setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada Rabu sebelumnya, sesuai dengan ekspektasi pasar. Dalam sesi perdagangan di Asia pada hari Kamis, indeks dolar turun lebih dari 0,5 persen.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, memberikan indikasi yang kurang hawkish terkait kenaikan suku bunga di masa mendatang. Meskipun ia masih memberikan peluang untuk satu kenaikan suku bunga lagi dalam tahun ini, Powell juga mengakui bahwa kondisi keuangan telah mengalami ketegangan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini dianggap oleh pasar sebagai tanda bahwa Federal Reserve kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, bahkan mungkin akan mulai menurunkannya pada pertengahan tahun 2024.

Pandangan ini mendorong para trader untuk menjauhi dolar dan beralih ke aset-aset berisiko, yang memberikan dukungan bagi harga kripto.

Bitcoin berhasil melewati level $35.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2022. Selama setahun terakhir, pasar kripto mengalami serangkaian kebangkrutan besar, termasuk Terra, Three Arrows Capital, dan yang paling mencolok adalah FTX, yang telah menyebabkan penurunan harga kripto. Bahkan, token kripto terbesar di dunia ini sempat merosot hingga level terendah $15.000 pada akhir tahun 2022.

Namun, akhir-akhir ini, Bitcoin telah mengalami peningkatan harga, didorong oleh spekulasi bahwa Exchange Traded Fund (ETF) yang melacak harga Bitcoin akan segera disetujui untuk diperdagangkan di pasar Amerika Serikat. Permintaan untuk ETF Bitcoin telah diajukan oleh Grayscale, Ark Ventures, dan yang terbaru adalah BlackRock Inc, yang merupakan manajer aset terbesar di dunia, dan saat ini sedang dalam pertimbangan oleh Securities and Exchange Commission (SEC).

Secara teknis, harga Bitcoin juga menunjukkan tanda-tanda membalikkan sebagian besar penurunan yang terjadi selama tahun terakhir ini. Hanya beberapa ratus dolar lagi menuju level $36.000, yang merupakan retracement Fibonacci sebesar 38,2 persen dari seluruh penurunan harga selama pasar bear dari level tertinggi sebelumnya sekitar $69.000 hingga level terendah sekitar $15.500, seperti yang disampaikan oleh Tony Sycamore, seorang analis pasar di IG.

Selain itu, pasar kripto juga menantikan hasil laporan kuartalan dari bursa kripto utama, Coinbase Global Inc (NASDAQ: COIN), yang akan dirilis pada hari Kamis."

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait