Market Hari Ini 24 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Cabai Amblas di Bawah HET, Petani Alami Kerugian

Harga Cabai Amblas di Bawah HET, Petani Alami Kerugian
Harga Cabai Amblas di Bawah HET, Petani Alami Kerugian

KABARBURSA.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengakui bahwa harga cabai, baik cabai merah keriting maupun cabai rawit, merosot drastis dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Di Pasar Tambun, terlihat harga cabai merah keriting mencapai Rp 35.000 per kilogram dan cabai rawit seharga Rp 40.000 per kilogram, jauh di bawah HET yang seharusnya Rp 55.000 per kilogram.

"Mencengangkan, harga cabai turun drastis dari Rp 100.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram," ungkapnya saat berkunjung ke Pasar Tambun, dikutip Minggu 24 Maret 2024.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Isy Karim, menjelaskan bahwa penurunan harga cabai disebabkan oleh masuknya masa panen raya cabai, yang membuat petani mengalami kerugian.

"Dengan turunnya harga di bawah acuan, petani tidak mendapatkan keuntungan yang seharusnya. Ini disebabkan oleh panen raya. Seperti yang kita prediksi, pada bulan Maret ini akan ada panen raya, sehingga suplai cabai menjadi melimpah," jelas Isy.

Untuk memastikan petani tetap mendapat keuntungan, Kemendag mendorong pedagang untuk mengolah sebagian cabai menjadi cabai kering yang dapat dijual kembali. Meskipun hal ini berpotensi menurunkan kualitas cabai, langkah tersebut dianggap sebagai solusi agar pedagang tidak mengalami kerugian.

"Dalam situasi fluktuatif seperti kenaikan harga cabai, jika saat panen harga turun, namun jika tidak panen maka harga stabil," tambah Isy.

Sementara itu, menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga cabai merah besar secara nasional turun menjadi Rp 56.700 per kilogram. Harga cabai merah keriting turun menjadi Rp 51.150, cabai rawit hijau turun menjadi Rp 49.700, dan cabai rawit merah turun menjadi Rp 55.550 per kilogram.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait