Market Hari Ini 22 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Harga Emas Antam Redup Tipis Jadi Rp1,343 Juta Per Gram

Harga Emas Antam Redup Tipis Jadi Rp1,343 Juta Per Gram
Harga Emas Antam Redup Tipis Jadi Rp1,343 Juta Per Gram

KABARBURSA.COM - Harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), seperti yang terpantau dari laman Logam Mulia pada pagi hari Senin, mengalami penurunan sebesar Rp4.000 menjadi Rp1.343.000 per gram.

Pada hari Sabtu sebelumnya, harga emas batangan berada pada posisi Rp1.347.000 per gram.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Senin ini adalah sebesar Rp1.238.000 per gram.

Dalam transaksi jual kembali, dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017. Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Potongan pajak atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai buyback.

Adapun potongan pajak pada harga beli emas mengacu pada ketentuan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, di mana pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Senin:

- Harga emas 0,5 gram: Rp721.500

- Harga emas 1 gram: Rp1.343.000

- Harga emas 2 gram: Rp2.626.000

- Harga emas 3 gram: Rp3.914.000

- Harga emas 5 gram: Rp6.490.000

- Harga emas 10 gram: Rp12.925.000

- Harga emas 25 gram: Rp32.187.000

- Harga emas 50 gram: Rp64.295.000

- Harga emas 100 gram: Rp128.512.000

- Harga emas 250 gram: Rp321.015.000

- Harga emas 500 gram: Rp641.820.000

- Harga emas 1.000 gram: Rp1.283.600.000.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait