Market Hari Ini 04 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp1,64 Juta Per Gram

Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp1,64 Juta Per Gram
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp1,64 Juta Per Gram

KABARBURSA.COM - Harga emas Batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk yang terpantau dari laman Logam Mulia, Senin, 4 Maret 2024, tidak mengalami perubahan atau stagnan di posisi Rp1.164.000 per gram.

Sebelumnya, Sabtu, 2 Maret 2024, harga emas Batangan juga berada di posisi Rp1.164.000 per gram.

Begitu juga dengan harga jual Kembali (buyback) emas batangan, stabil di harga Rp1.057.000 per gram. Nominal tersebut serupa dengan harga buyback pada Sabtu, pekan kemarin.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatan di Logam Mulia Antam pada Senin, 4 Maret 2024:

- Harga emas 0,5 gram: 632.000

- Harga emas 1 gram: Rp1.164.000

- Harga emas 2 gram: Rp2.268.000

- Harga emas 3 gram: Rp3.377.000

- Harga emas 5 gram: Rp5.595.000

- Harga emas 10 gram: Rp11.135.000

- Harga emas 25 gram: Rp27.712.000

- Harga emas 50 gram: Rp55.345.000

- Harga emas 100 gram: Rp110.612.000

- Harga emas 250 gram: Rp276.265.000

- Harga emas 500 gram: Rp552.320.000

- Harga emas 1.000 gram: Rp1.104.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (*/adi)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait