Market Hari Ini 23 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Harga Emas Comex Turun Akibat Dolar AS Perkasa

Harga Emas Comex Turun Akibat Dolar AS Perkasa
Harga Emas Comex Turun Akibat Dolar AS Perkasa

KABARBURSA.COM - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Jumat waktu setempat atau Sabtu pagi WIB karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat turun 24,70 dolar AS atau 1,13 persen menjadi ditutup pada 2.160,00 dolar AS per ounce.

Setelah kenaikan harga emas pada pekan ini mencapai rekor tertinggi, pedagang secara jangka pendek mengambil untung, sehingga semakin meredam harga emas.

Emas berjangka masih memiliki keunggulan teknis (menunjukkan prospek positif) dalam jangka pendek secara keseluruhan, tetapi tampaknya momentum kenaikan emas berjangka sedang melambat.

Analis pasar berpendapat bahwa target harga kenaikan emas berikutnya berada di atas resistensi kuat pada rekor tertinggi 2.225,30 dolar, dan target harga penurunan jangka pendek berikutnya berada di bawah support teknis yang kuat di 2.149,20 dolar.

Laporan produk domestik bruto AS akan dirilis pada Kamis (28/3), seiring dengan data inflasi pada Jumat (29/3).

Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Mei turun 16,40 sen atau 0,66 persen menjadi ditutup pada 24.843 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April turun 14,60 dolar AS atau 1,60 persen menjadi ditutup pada 898,40 dolar AS per ounce.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait