Market Hari Ini 28 Nov 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Emas Dunia Naik Diiringi Pelemahan Dollar

Harga Emas Dunia Naik Diiringi Pelemahan Dollar
Harga Emas Dunia Naik Diiringi Pelemahan Dollar

KABARBURSA.COM - Harga emas mencatat lonjakan yang signifikan, melampaui ambang US$ 2.000 dan ditutup dengan kenaikan mencapai posisi US$ 2.014,32 per ons troi pada sesi perdagangan Senin (24/11).

Andrew Fischer, seorang analis dari Deu Calion Futures (DCFX), menjelaskan bahwa pendorong utama dari lonjakan ini adalah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan mata uang ini dipicu oleh spekulasi bahwa The Fed telah menyelesaikan siklus kenaikan suku bunga.

Para analis bahkan memperkirakan potensi penurunan suku bunga acuan oleh The Fed pada Mei 2024. Ekspektasi ini mendorong kenaikan harga emas melampaui angka US$ 2.000.

Fischer menekankan bahwa penguatan emas (XAUUSD) masih tetap tinggi karena berada dalam pola kenaikan. Tren yang ada mendukung kenaikan, tanpa tanda-tanda pembalikan yang signifikan, setidaknya dalam jangka pendek.

Pelemahan data ekonomi AS minggu ini membuat The Fed cenderung mengambil sikap dovish, mendukung potensi kenaikan harga emas pada tahun 2024.

Dengan kemungkinan penurunan suku bunga pertama pada pertengahan tahun depan, harga emas dapat terus melonjak di atas US$ 2.000, kata Fischer.

Dia juga memperingatkan bahwa pergerakan harga emas akan terus dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga The Fed. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu memantau perkembangan The Fed dan indikator ekonomi untuk memahami dinamika yang memengaruhi harga emas.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait