Market Hari Ini 10 Nov 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Emas Hari Ini Terkoreksi Naik, Ini Pemicunya

Harga Emas Hari Ini Terkoreksi Naik, Ini Pemicunya
Harga Emas Hari Ini Terkoreksi Naik, Ini Pemicunya

KABARBURSA.COM - Harga emas mengalami koreksi pada pagi Jumat (10/11) setelah mengakhiri sesi Kamis (09/11) dengan kenaikan. Koreksi ini terjadi pasca pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, yang menegaskan perlunya suku bunga yang lebih tinggi guna mengendalikan inflasi.

Menurut Reuters (Jumat, 10/11), Tai Wong, seorang trader independen logam yang berbasis di New York, mengungkapkan bahwa komentar yang kurang dovish dari Powell lebih dari yang diantisipasi, telah mencegah penguatan lebih lanjut dalam harga emas, meskipun berhasil mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut.

Powell menyatakan bahwa pejabat Federal Reserve tidak yakin bahwa suku bunga saat ini sudah mencapai tingkat yang cukup untuk mengatasi perang melawan inflasi. Pernyataan ini memicu penguatan dolar AS dan Treasury yields.

Harga emas spot mengalami penurunan tipis sebesar 0,03 persen, mencapai $1.958,11 per ons pada pukul 09.17 WIB. Sementara itu, harga emas berjangka juga mengalami penurunan sebesar 0,36 persen, mencapai $1.962,70 per ons menurut data Investing.com. Kedua logam kuning ini berhasil mencatat kenaikan sebesar 0,3 persen pada akhir sesi Kamis.

Dengan geopolitik yang masih memberikan pengaruh signifikan, harga emas nampaknya akan tetap berada dalam kisaran di bawah $2.000, demikian disampaikan Wong.

Harga emas telah mengalami penurunan lebih dari $40 setelah mencapai level $2.000 minggu lalu, terpicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong aliran dana ke aset-aset safe haven.

Para trader juga menunda ekspektasi terhadap kemungkinan penurunan suku bunga pertama oleh The Fed, menggesernya dari bulan Mei ke Juni tahun depan. Penurunan suku bunga yang diantisipasi ini meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait