Market Hari Ini 16 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Harga Emas Menurun Seiring Penguatan Dolar AS

Harga Emas Menurun Seiring Penguatan Dolar AS
Harga Emas Menurun Seiring Penguatan Dolar AS

KABABRBURSA.COM - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada Kamis pagi (Jumat) akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April turun sebesar 6,00 dolar AS atau 0,28 persen, ditutup pada 2.161,50 dolar AS per ounce.

Setelah mengalami reli yang tajam pekan lalu, emas perlu mengalami koreksi dan konsolidasi.

Data ekonomi yang dirilis pada Jumat (15/3) menunjukkan variasi. Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS naik 0,1 persen pada Februari setelah mengalami penurunan selama dua bulan sebelumnya.

Selain itu, indeks sentimen konsumen dari University of Michigan mencatat penurunan menjadi 76,5 pada bulan Maret, sedikit di bawah angka Februari sebesar 76,9.

Indeks kondisi bisnis Empire State The Fed New York yang mengukur aktivitas manufaktur di negara bagian tersebut juga turun 18,5 poin pada bulan Maret, mencapai angka negatif 20,9.

Lebih lanjut, Federal Reserve akan menggelar pertemuan kebijakan moneter pada Selasa (19/3) dan Rabu (20/3) dengan pengumuman yang dijadwalkan pada hari Rabu.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak untuk pengiriman Mei naik sebesar 32,10 sen atau 1,28 persen, ditutup pada 25.381 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April juga mengalami kenaikan sebesar 7,80 dolar AS atau 0,97 persen, ditutup pada 943,50 dolar AS per ounce.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait