Market Hari Ini 29 Dec 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Harga Minyak Naik 0,79 Persen dan Batu Bara Stabil Awal Pekan ini

Harga minyak dunia naik hampir 1 persen didorong ketegangan geopolitik dan ancaman pasokan, sementara harga batu bara relatif stabil di awal pekan.

Harga minyak dunia naik 0,79 persen didorong ketegangan pasokan dan konflik global. Batu bara stabil di level 109 di tengah kelebihan suplai dan permintaan lesu

Ilustrasi harga minyak dunia. Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi harga minyak dunia. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Harga minyak dunia mencatat pergerakan yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian pasokan global dan dinamika geopolitik. Sementara harga batu bara menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil tetapi memiliki tekanan demand-supply tersendiri.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga minyak mentah berada di level 57,19, menguat 0,45 poin atau naik 0,79 persen. Sedangkan harga Brent mencapai 61,12, naik 0,48 poin atau naik 0,79 persen. Sementara itu, harga batu bara diperdagangkan di level 109,05, naik tipis 0,05 poin atau naik 0,05 persen.

“Pasar sedang mencoba menilai apakah pertumbuhan ekonomi AS yang kuat akan mendukung permintaan energi atau justru membuat Federal Reserve menahan pertumbuhan tersebut untuk menekan inflasi,” kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group, dikutip dari Reuters pada 23 Desember 2025.

Reuters juga melaporkan, sentimen pasar minyak dunia dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan risiko pasokan yang terfragmentasi.

Harga minyak sempat meningkat setelah pemerintah Amerika Serikat kembali memperkuat tindakan terhadap tanker minyak Venezuela, yang dipandang sebagai sinyal risiko terhadap aliran pasokan global, sekaligus terkait konflik yang masih berlangsung di Eropa Timur.

“Dengan menipisnya kapasitas penyimpanan di Venezuela, risiko penutupan produksi bisa meningkat, yang memicu kemungkinan gangguan pasokan,” ujar Giovanni Staunovo, analis UBS, seperti dilaporkan Reuters pada 23 Desember 2025. 

Sentimen itu masih berlanjut di awal pekan ini, di mana harga minyak kembali naik saat pelaku pasar menimbang dampak ketegangan di Timur Tengah dan negosiasi damai yang belum menyelesaikan konflik Ukraina, yang bisa memengaruhi infrastruktur energi di wilayah tersebut. 

Sentimen lain juga berasal dari analisis kondisi pasar minyak global yang menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan penurunan harga akibat surplus pasokan, risiko gangguan tetap menjadi faktor yang diperhitungkan.

Sehari sebelumnya, harga minyak turun lebih dari 2 peresn ketika investor menimbang potensi kelebihan pasokan global dan kemungkinan kesepakatan damai yang bisa mengurangi ketegangan geopolitik. 

Di sisi pasar batu bara, harga komoditas ini sempat mengalami tekanan beberapa waktu terakhir karena kelebihan pasokan global dan permintaan yang melemah di sejumlah kawasan.

Coal Hub melaporkan, pasar batu bara tengah berada dalam fase penyesuaian dengan permintaan yang rendah dan kelebihan pasokan, terutama di wilayah Asia, meskipun beberapa perusahaan masih mencatat volume ekspor yang stabil. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait