Market Hari Ini 08 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Harga Pangan Diprediksi Akan Naik 70 persen Jelang Nataru

Harga Pangan Diprediksi Akan Naik 70 persen Jelang Nataru
Harga Pangan Diprediksi Akan Naik 70 persen Jelang Nataru

KABARBURSA.COM - Pemerintah diminta mengantisipasi lonjakan permintaan komoditas pangan jelang Natal.

Menurut Abdullah Mansuri, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP Ikappi), harga pangan diperkirakan akan naik hingga 75 persen sebelum Natal dan tahun baru.

Cabai TW saat ini mencapai Rp 120.000 per kilogram (Kg), cabai rawit merah Rp 100.000 – Rp 120.000 per Kg, ayam Rp 40.000 per Kg, Gula Rp 18.000 per Kg, bawang putih Rp 37.000 per Kg, dan bawang merah Rp 35.000 per Kg.

Beberapa komoditas seperti daging, telur, sayur mayur, dan tomat mengalami kenaikan dari Rp 15.000 menjadi Rp 20.000.

Ikappi mencatat bahwa belum ada peningkatan permintaan minggu ini, tetapi hal ini dipengaruhi oleh produksi yang minim, sehingga harga naik.

Ikappi mendorong pemerintah untuk mempercepat dan memperkuat produksi, serta melakukan pendataan ulang tentang produksi sebelum permintaan tinggi menjelang Natal dan tahun baru.

“Permintaan nataru biasanya tinggi satu minggu hingga tiga hari sebelum Natal, berakhir pasca tahun baru. Kami memohon pemerintah untuk mengambil tindakan agar harga beberapa komoditas tidak terlalu tinggi,” ujar Mansuri.

Sementara itu, Sarwo Edhy, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, menyatakan bahwa tahun ini merupakan tahun pertama pelaksanaan anggaran dekonsentrasi di Badan Pangan Nasional. Anggaran tersebut disalurkan ke pemerintah daerah dan dapat digunakan untuk gerakan pangan murah (GPM) guna mendukung stabilitas pasokan dan harga, serta mengendalikan inflasi di wilayahnya.

“Evaluasi anggaran dekonsentrasi Badan Pangan Nasional tahun 2023 menunjukkan serapan anggaran baru mencapai 68,9 persen dari total alokasi ke daerah," jelas Sarwo dalam rapat koordinasi ketahanan pangan 2023, Kamis (7/12).

Bapanas terus mendorong dinas pangan provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran dekonsentrasi, mengingat tahun anggaran 2023 akan berakhir dalam tiga pekan.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait