Market Hari Ini 13 Jan 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

HET Beras Belum Naik Meski Harga Beras Sudah Naik

HET Beras Belum Naik Meski Harga Beras Sudah Naik
HET Beras Belum Naik Meski Harga Beras Sudah Naik

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, memastikan bahwa saat ini belum ada rencana perubahan pada Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, meskipun harga beras di pasar masih berada pada level yang tinggi.

Menurut Bayu, kenaikan harga beras disebabkan oleh tiga faktor utama, yakni produksi dalam negeri yang masih belum pulih, biaya produksi terutama untuk pupuk yang tetap tinggi, dan kebijakan global terkait pangan yang membuat pasar dunia masih belum stabil.

Dalam situasi seperti ini, Bayu menegaskan bahwa mengubah kebijakan HET tidak akan memberikan perbaikan signifikan terhadap kondisi perberasan di dalam negeri. "Jadi HET tidak diubah, karena faktornya fundamental yaitu soal produksi. Mengubah HET tidak akan terlalu punya dampak," ujar Bayu dalam konferensi pers di Kantor Bulog pada Kamis (11/1).

Bayu juga menilai bahwa peningkatan HET hanya akan menjadi pembenaran jika harga beras tidak dapat distabilkan. Oleh karena itu, Bulog saat ini aktif melakukan berbagai upaya untuk memastikan agar harga beras tidak melonjak lebih tinggi.

Pemerintah juga telah memastikan bahwa program pangan untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) tetap berjalan, sehingga mereka tidak mengalami kekhawatiran yang berlebihan, tambah Bayu.

Tentang ketetapan HET beras, hal ini diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) No 7 Tahun 2023 mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras. Sementara untuk perhitungan HET, pemerintah menetapkannya berdasarkan sistem zonasi.

Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi dengan HET Medium sebesar Rp 10.900/kg dan Premium Rp 12.900/kg. Zona 2, mencakup Sumatra selain Lampung dan Sumatra Selatan, NTT, Kalimantan, dengan harga medium Rp 11.500/kg dan Premium Rp 14.400/kg. Terakhir, zona 3 melibatkan Maluku dan Papua dengan HET medium Rp 11.800/kg dan premium Rp 14.800/kg.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait