Market Hari Ini 22 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Hindari Inflasi, BI Pertahankan BI Rate di Level 6,00{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da}

Hindari Inflasi, BI Pertahankan BI Rate di Level 6,00{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da}
Hindari Inflasi, BI Pertahankan BI Rate di Level 6,00{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da}

KABARBURSA.COM- Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 6,00 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Februari 2024. Keputusan ini merupakan bagian dari kebijakan moneter yang berfokus pada stabilitas.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan tersebut bertujuan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mengambil langkah-langkah preventif yang proaktif untuk menjaga inflasi tetap terkendali sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Ini untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dan langkah pre-emptive juga forward-looking, memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran,” tegas Perry dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu 21 Februari 2024 kemarin.

BI saat ini menargetkan inflasi tahun 2024 berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1. Selain itu, Perry menegaskan bahwa kebijakan makroprudensial yang pro-pertumbuhan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kebijakan makroprudensial akan diberlakukan secara longgar untuk mendukung kredit perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga. Penguatan sistem pembayaran digital, termasuk digitalisasi keuangan pemerintah pusat dan daerah, juga akan diperkuat untuk meningkatkan transaksi dan memperluas inklusi ekonomi dan keuangan digital.

"Bauran kebijakan tersebut akan terus diarahkan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tambahnya.

Selain mempertahankan suku bunga acuan, bank sentral juga memutuskan untuk menahan suku bunga deposit facility pada level 5,25 persen dan suku bunga lending facility pada level 6,75 persen.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait