Market Hari Ini 06 Feb 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Holding UMi Berhasil Menaikkelaskan 1,2 juta Nasabah

Holding UMi Berhasil Menaikkelaskan 1,2 juta Nasabah
Holding UMi Berhasil Menaikkelaskan 1,2 juta Nasabah

KABARBURSA.COM - Holding Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam BRI Group membuktikan dampak positifnya pada inklusi keuangan Indonesia. Selain memperluas jangkauan ke nasabah yang lebih luas, Holding UMi juga berhasil meningkatkan kelas sebanyak 1,2 juta nasabah.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menyatakan bahwa dari total 1,2 juta nasabah tersebut, awalnya terdaftar sebagai penerima pembiayaan dari PNM dan Pegadaian, tetapi kini dapat dilayani secara komersial oleh BRI. Supari meyakini bahwa proses gradasi pelaku usaha di segmen ultra mikro ini dapat membantu mencapai tujuan inklusi keuangan nasional yang ambisius.

"Holding UMi terbukti dapat menciptakan nilai sosial yang luar biasa. Kami yakin tekad BRI untuk berkontribusi pada target inklusi keuangan 90 persen di Indonesia pada tahun 2024 akan tercapai dengan sukses," ujar Supari.

Dari segi perluasan, Holding UMi telah menambah 6 juta debitur dalam tiga tahun terakhir, meningkatkan total debitur dari 31 juta (per 13 September 2021) menjadi lebih dari 37 juta, memberikan akses keuangan formal.

Keberhasilan ini didorong oleh implementasi strategi sejak pembentukan Holding UMi. Dalam tahun pertama, budaya kerja ketiga entitas disinkronkan melalui aktivasi BRIGADE MADANI, menciptakan sinergi sumber daya yang terwujud dalam Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) Co-Location dengan 1.013 kantor.

Pada tahun kedua, sinergi diperkuat dengan integrasi platform digital Selena milik Pegadaian, Mekaar milik PNM, dan BRISPOT milik BRI. Ketiganya tergabung dalam platform SenyuM Mobile, memastikan akses keuangan merata di seluruh Indonesia.

"Pada akhir 2023, Holding UMi berhasil memberikan akses kemudahan dari 31 juta nasabah menjadi 37 juta nasabah. Enam juta nasabah kami fasilitasi, yang sebelumnya terjerat rentenir," tambah Supari.

Holding UMi juga mencatat prestasi dalam penyaluran pembiayaan sebesar Rp53 triliun melalui plafon digital atau tanpa tunai kepada lebih dari 8,6 juta nasabah. Integrasi data dari lebih dari 31 juta nasabah digunakan untuk cross selling pemasaran.

"Kami telah mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk melayani transaksi nasabah ultra mikro, khususnya pada kelompok Mekaar, dengan 151 ribu AgenBRILink Mekaar," ungkap Supari.

Integrasi ekosistem ultra mikro dianggap sebagai sumber pertumbuhan baru yang berdampak pada peningkatan portofolio kredit UMKM BRI. Hingga Desember 2023, seluruh segmen pinjaman BRI tumbuh positif, dengan segmen mikro tumbuh 10,9 persen YoY menjadi Rp611,2 triliun, konsumer tumbuh 13,4 persen YoY menjadi Rp190,0 triliun, kecil dan menengah tumbuh 8,6 persen YoY menjadi Rp267,5 triliun, dan korporasi tumbuh 13,8 persen YoY menjadi Rp197,7 triliun. Total portofolio kredit UMKM BRI mencapai 84,4 persen dari total penyaluran kredit BRI, setara dengan Rp1.068,7 triliun.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait