Market Hari Ini 19 Nov 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

HRTA Mantul dari Area Kritis, Asing atau Domestik?

Harga HRTA naik hampir 6 persen pada perdagangan 19 November 2025 setelah bergerak stabil di atas support 1.305.

HRTA menguat ke 1.370 dengan volume 31,69 juta saham. Data broker mencatat aliran asing masuk melalui ZP dan BK, sementara YU menjadi penjual terbesar.

Harga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) kembali menguat pada perdagangan Rabu, 19 November 2025. Emiten perhiasan emas ini ditutup di level 1.370. (Foto: Dok. KabarBursa)
Harga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) kembali menguat pada perdagangan Rabu, 19 November 2025. Emiten perhiasan emas ini ditutup di level 1.370. (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Harga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) kembali menguat pada perdagangan Rabu, 19 November 2025. Emiten perhiasan emas ini ditutup di level 1.370, naik 75 poin atau 5,79 persen dibandingkan penutupan sesi sebelumnya di 1.295.

Sepanjang perdagangan, HRTA bergerak dalam rentang harga 1.305 hingga 1.390. Harga pembukaan berada di level 1.305 dan bertahan di atas area tersebut sepanjang hari. 

Pergerakan intraday menunjukkan fase penguatan sejak awal sesi, lalu sempat terkoreksi di pertengahan perdagangan sebelum kembali stabil di sekitar 1.360–1.380 menjelang penutupan.

Total volume yang berpindah tangan mencapai 31,69 juta saham dengan nilai transaksi Rp43,1 miliar. Angka ini berada di bawah rata-rata volume harian 50,4 juta saham berdasarkan data sistem.

Pada sisi orderbook penutupan, level offer terbesar berada di 1.370 sebanyak 2.695 lot, sedangkan level bid terbesar berada di 1.365 dengan 7.727 lot. Total bid mencapai 102.120 lot dari 1.342 frekuensi, sedangkan total offer mencapai 149.085 lot dari 1.469 frekuensi transaksi.

Data broker summary asing menunjukkan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat nilai beli asing terbesar pada saham HRTA sebesar Rp5 miliar dengan volume 39 ribu lot dan rata-rata harga beli 1.285. 

Di posisi berikutnya, J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) membukukan nilai beli Rp334,1 juta dengan volume 2,6 ribu lot pada rata-rata harga 1.274. Mandiri Sekuritas (CC) mencatat nilai beli Rp197,5 juta dengan volume 1,7 ribu lot pada harga rata-rata 1.271.

Sementara itu, posisi penjualan asing didominasi oleh CGS International Sekuritas Indonesia (YU) yang melepas Rp1,2 miliar sebanyak 9 ribu lot pada rata-rata harga 1.283. 

DX, salah satu broker asing, menjual Rp693,6 juta dengan volume 5,5 ribu lot pada harga rata-rata 1.261. Penjualan asing juga tercatat melalui AK sebesar Rp656,1 juta dengan volume 4,9 ribu lot pada rata-rata harga 1.287.

Data tersebut menunjukkan bahwa pembelian asing pada HRTA didominasi oleh Maybank Sekuritas Indonesia, sementara tekanan jual berasal terutama dari CGS International Sekuritas Indonesia. Total aktivitas asing pada hari itu melibatkan beberapa broker besar dengan nilai transaksi nett bervariasi.

Pergerakan harga harian HRTA yang menembus kembali area 1.350 terjadi bersamaan dengan peningkatan volume pada sesi pagi dan stabilisasi harga di rentang atas hingga penutupan. Sepanjang sesi, durasi pergerakan harga berada dalam kisaran 1.320–1.380, sebelum ditutup pada 1.370. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait