Market Hari Ini 26 Jan 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

HRUM On Perform, tapi Zona Uji Mulai Muncul: Seperti ini Datanya

Arus beli asing yang dominan dan struktur orderbook yang solid mendorong HRUM menguat, dengan fase akumulasi masih terjaga meski suplai mulai muncul di area atas.

Saham HRUM menguat 4,20% ditopang net foreign buy besar dan dominasi buy volume. Data orderbook dan trade book menunjukkan fase akumulasi aktif.

Data orderbook dan trade book serta beli asing membuat HRUM on perform, namun ruang kehati-hatian mulai terbuka. Foto: Harum Energy.
Data orderbook dan trade book serta beli asing membuat HRUM on perform, namun ruang kehati-hatian mulai terbuka. Foto: Harum Energy.

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, memperlihatkan fase performa yang relatif solid dengan dukungan arus beli yang dominan, khususnya dari investor asing. 

HRUM ditutup menguat 4,20 persen ke level 1.240, setelah sempat bergerak dalam rentang 1.215 hingga 1.315. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan lonjakan volume transaksi yang mencapai sekitar 1,1 juta lot dan nilai transaksi Rp139,1 miliar. Partisipasi pasar hari ini berada di atas rata-rata.

Struktur orderbook memberikan gambaran awal mengenai karakter kenaikan harga ini. Di sisi bid, antrean beli terlihat tebal dan berlapis sejak area 1.200 hingga 1.230, dengan konsentrasi terbesar berada di kisaran 1.200–1.210. 

Lapisan bid ini berfungsi sebagai bantalan harga yang cukup kuat, menunjukkan bahwa setiap koreksi intraday cenderung langsung diserap oleh permintaan. Sementara itu, di sisi offer, suplai memang muncul bertahap dari 1.235 hingga 1.280, namun volumenya relatif terdistribusi dan tidak membentuk dinding jual yang agresif. 

Ini menandakan tekanan jual masih dapat diimbangi oleh minat beli yang konsisten.

Sementara itu, dari data trade book, sejak awal sesi, kurva buy volume bergerak lebih cepat dan berada di atas kurva sell volume. Lonjakan buy volume terlihat tajam pada paruh awal perdagangan dan tetap berlanjut secara stabil hingga menjelang penutupan sesi, sementara sell volume naik dengan kemiringan yang lebih landai. 

Kenaikan harga HRUM hari ini didorong oleh permintaan yang aktif, bukan sekadar efek penahan harga atau tarik-menarik jangka pendek.

Arus dana asing menjadi faktor kunci dalam dinamika ini. Data menunjukkan foreign buy mencapai sekitar 44,27 juta saham, jauh melampaui foreign sell yang berada di kisaran 8,72 juta saham. Dengan demikian, net foreign buy tercatat sekitar 35,55 juta saham. 

Dominasi pembelian asing ini memberikan sinyal bahwa penguatan HRUM tidak hanya bersifat spekulatif jangka pendek, melainkan mendapat dukungan arus dana yang lebih berkelanjutan. Kehadiran asing dalam skala sebesar ini juga biasanya diikuti dengan kecenderungan menjaga area harga tertentu agar tidak mudah terlepas.

Dengan kombinasi orderbook yang relatif bersih di sisi atas, trade book yang menunjukkan dominasi beli, serta net foreign buy yang signifikan, pergerakan HRUM saat ini mencerminkan fase akumulasi aktif. 

Selama lapisan bid di area 1.200–1.210 tetap terjaga dan volume beli tidak menyusut drastis, ruang bagi harga untuk melakukan uji lanjutan ke area atas masih terbuka. Namun, area 1.260–1.280 mulai berperan sebagai zona uji, karena di kisaran tersebut suplai mulai muncul lebih konsisten.

Secara keseluruhan, data intraday memperlihatkan bahwa HRUM sedang berada dalam fase on perform, dengan aliran dana yang mendukung dan struktur transaksi yang relatif sehat. Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh keberlanjutan buy volume, khususnya dari asing. 

Selama tekanan jual tidak melonjak tajam dan arus beli tetap dominan, pergerakan harga cenderung melanjutkan penguatan secara bertahap, dengan pola naik yang lebih terkontrol dibanding lonjakan sesaat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait