Market Hari Ini 19 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Hyundai Recall EV Ioniq di Korsel, Indonesia Terdampak?

Hyundai Recall EV Ioniq di Korsel, Indonesia Terdampak?
Hyundai Recall EV Ioniq di Korsel, Indonesia Terdampak?

KABARBURSA.COM - Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan telah mengumumkan penarikan (recall) sebanyak 170.000 unit mobil listrik (electric vehicle/EV) yang diproduksi oleh Hyundai dan KIA dari pasar. Jenis kendaraan yang terkena dampak termasuk seri Ioniq, Genesis, dan KIA EV6, yang juga tersedia di pasar Indonesia.

Menanggapi pengumuman tersebut, Chief Marketing Officer Hyundai Indonesia, Budi Nur Mukmin, menyatakan bahwa hingga saat ini kebijakan di Korea Selatan tersebut belum berdampak pada pasar Hyundai di Indonesia. Namun, dia menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pusat Hyundai untuk memantau perkembangan situasi tersebut.

"Hyundai Motors Indonesia terus berkomunikasi dengan pihak prinsipal global tentang potensi dampak di setiap market. Sejauh ini belum ada informasi lanjut bahwa Indonesia juga terkena dampak recall," ujar Budi, dilansir Bloomber Selasa 19 Maret 2024.

"Namun, yang jelas, kami terus berkoordinasi dengan perwakilan dealer untuk memantau kondisi dan kebutuhan dari para pemilik EV Hyundai. Hal ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan sehari-hari," sambungnya.

Pada Kamis pekan lalu, otoritas Korea Selatan mengumumkan penarikan kembali sebanyak total 232.000 unit mobil yang diproduksi oleh Hyundai Motor, Kia, Stellantis Korea, dan Tesla Korea karena adanya cacat produksi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 169.932 unit dari Hyundai Motor dan Kia terbukti mengalami kesalahan pada perangkat lunak kontrol pengisian daya terintegrasi (ICC), yang meliputi seri Hyundai Ioniq 5, Ioniq 6, Genesis GV60, GV70, dan GV80 EV serta Kia EV6. Gangguan tersebut diduga dapat menghambat pengisian daya baterai saat tegangan rendah dan berpotensi menyebabkan berhenti mendadak saat mengemudi. Selain itu, sebanyak 61.131 unit Hyundai Avante juga akan ditarik kembali karena masalah ketahanan lampu depan.

Di sisi lain, sejumlah 527 unit Jeep Cherokee Stellantis ditemukan memiliki lampu indikator yang dipasang lebih tinggi dari standar, sementara 148 unit Jeep Wrangler plug-in hybrid ditemukan memiliki cacat dalam pembuatan baterai tegangan tinggi.

Selain itu, 136 unit Tesla Model 3 mengalami masalah dengan suara peringatan pejalan kaki yang tidak berfungsi saat berkendara dengan kecepatan rendah atau mundur. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan pengguna jalan dan mencegah terjadinya kecelakaan akibat cacat tersebut.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait