IHSG Berpeluang Lanjut Rebound ke 6.256

MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki ruang penguatan menuju area 6.065 hingga 6.256 seiring dominasi volume pembelian.

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke level 6.256. MNC Sekuritas mencermati AMMN, BIPI, MINA, dan WIFI sebagai saham menarik.

IHSG diperkirakan masih melanjutkan penguatan menuju area 6.256. MNC Sekuritas menyoroti empat saham yang layak masuk radar pelaku pasar hari ini. Foto: Desty Luthfiani/KabarBursa.
IHSG diperkirakan masih melanjutkan penguatan menuju area 6.256. MNC Sekuritas menyoroti empat saham yang layak masuk radar pelaku pasar hari ini. Foto: Desty Luthfiani/KabarBursa.

KABARBURSA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang penguatan setelah ditutup melonjak 2,71 persen ke level 5.902 pada perdagangan sebelumnya.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana atau yang akrab disapa Didit menilai penguatan IHSG masih didukung dominasi volume pembelian yang cukup solid.

“IHSG melanjutkan penguatannya sebesar 2,71 persen ke 5.902 dan didominasi oleh volume pembelian,” tulis Herditya dalam riset hariannya, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut dia, secara teknikal posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam fase penguatan lanjutan.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.065-6.256 sekaligus MA20-nya,” ujarnya.

MNC Sekuritas mencatat area support IHSG berada di level 5.594 dan 5.344. Sementara area resistance terdekat berada pada level 5.941 hingga 6.065.

Di tengah proyeksi penguatan indeks, sejumlah saham dinilai menarik untuk diperhatikan pelaku pasar.

Salah satunya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Meski terkoreksi 2,93 persen ke level 3.310, Herditya melihat saham emiten tambang tersebut masih berada dalam pola teknikal yang berpotensi melanjutkan penguatan.

“AMMN terkoreksi 2,93 persen ke 3.310 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA20. Kami memperkirakan, posisi AMMN sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v],” tulisnya.

Selain itu, saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) juga masuk radar pemantauan. Pada perdagangan sebelumnya BIPI menguat 0,68 persen ke level 147 dengan dukungan peningkatan volume pembelian.

“Kami memperkirakan, posisi BIPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C),” kata Herditya.

Saham lain yang dinilai menarik dicermati adalah PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA). Saham ini bergerak datar di level 290 namun masih didominasi volume beli.

“Pergerakannya masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Kami memperkirakan, posisi MINA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C,” ujarnya.

Sementara itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga masuk dalam daftar saham yang layak diperhatikan. Saham WIFI naik 0,98 persen ke level 1.545 meski diiringi tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi WIFI saat ini sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave (C),” tulis Herditya.

Dengan proyeksi teknikal yang masih positif, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan menjadi perhatian pelaku pasar untuk melihat apakah indeks mampu menembus area resistance psikologis 6.000 dan melanjutkan reli menuju target berikutnya di kisaran 6.065 hingga 6.256.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
MO
Ass. Redaktur

Moh. Alpin Pulungan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait