Market Hari Ini 17 Jul 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Pramirvan Datu

IHSG Dibuka Ceria, Menguat 0,51 Persen ke Level 7.228

IHSG menguat ke 7.228 didorong lonjakan saham-saham seperti ARGO dan MERI, sementara sektor teknologi memimpin penguatan dan MNC Sekuritas prediksi ujian resistance di 7.240.

IHSG naik 0,51 persen ke 7.228. Saham ARGO dan MERI memimpin top gainer. Sektor teknologi unggul, pasar waspadai resistance 7.240 dan support 7.117–7.052.

Layar utama IHSG. (Foto: Dok KabarBursa)
Layar utama IHSG. (Foto: Dok KabarBursa)

Daftar Isi

  1. 01 IHSG Menuju Resistance Baru

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sebesar 0,51 persen atau meningkat 36 poin ke level 7.228 pada perdagangan Kamis, 17 Juli 2025.

Mengutip data perdagangan RTI Business, sebanyak 218 saham terpantau menguat, 49 saham melemah, dan 283 saham mengalami stagnan. 

Volume perdagangan pada pembukaan sesi I mencapai 208,763 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp233,966 miliar.

Sementara itu mengutip Stockbit, PT Argo Pantes Tbk (ARGO) mencuri perhatian dengan kenaikan harga sebesar 275 poin atau 24,44 persen ke level 1.400, menjadikan saham ini duduk di peringkat teratas top gainer. 

Kinerja positif pada pembukaan sesi I juga ditunjukkan oleh PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) yang melonjak 108 poin atau 23,89 persen ke harga 560.

Saham PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) pun ikut melesat dengan kenaikan 120 poin atau 15,89 persen ke posisi 875. Saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) juga mengalami penguatan 95 poin atau 14,50 persen ke level 750.

Di sisi lain, PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) turut menguat 9,76 persen menjadi 90.

Namun, tidak semua saham menikmati tren positif. PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) menjadi top loser pagi ini setelah terkoreksi tajam 14,56 persen atau turun 150 poin ke posisi 880. 

PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) juga terpantau koreksi sebesar 10,30 persen ke level 740. Saham PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) ikut merosot 8,33 persen menjadi hanya 11. 

PT MD Entertainment Tbk (FILM) juga terkoreksi 85 poin atau 5,11 persen ke harga 1.580. Sementara itu, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) turun tipis sebesar 3,92 persen ke posisi 147.

Sejumlah sektor mengalami penguatan, dengan sektor teknologi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,69 persen. Sektor transportasi juga turut menguat sebesar 0,97 persen, diikuti sektor non-cyclical (+0,63 persen), infrastruktur (+0,74 persen), dan sektor barang konsumsi dasar (+0,34 persen).

Sementara itu, sektor properti menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, meski tipis, sebesar 0,05 persen.

IHSG Menuju Resistance Baru

Sebelumnya diberitakan, MNC Sekuritas melihat posisi indeks saat ini diperkirakan berada di akhir wave (b) dari wave [b]. Dengan formasi ini, terbuka peluang bagi IHSG untuk menguji area resistance di 7.240. 

Jika skenario penguatan ini berlanjut, target jangka pendek bisa melebar ke 7.290 bahkan hingga 7.476. 

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati area support di kisaran 7.117 dan 7.052, yang akan menjadi batas bawah jika tekanan kembali muncul.

Sementara itu, pergerakan beberapa saham unggulan mulai menunjukkan pola akumulasi di tengah tekanan jual yang masih tersisa. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya, sempat terkoreksi ke 3.880. 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait