Market Hari Ini 31 Mar 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Tim Editorial

IHSG Dibuka di Zona Hijau, Menguat 0,69 Persen ke Level 7.140

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang berada di zona hijau, sektor basic industry naik 1,09 persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa, 31 Maret 2026

Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com)
Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa, 31 Maret 2026 usai naik 49,09 poin atau 0,69 persen ke level 7.140,76.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang berada di zona hijau. Sektor basic industry naik 1,09 persen, diikuti sektor infrastruktur 1,01 persen dan sektor cyclical 0,96 persen. Sementara itu, sektor teknologi melemah 0,47 persen dan sektor industrial turun 0,49 persen.

Dari sisi saham, penguatan tertinggi dipimpin oleh INAI. Saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melonjak 14,59 persen ke level 212. Selanjutnya, saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) menguat 14,00 persen ke level 342.

Saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik 9,17 persen ke level 238. Penguatan juga terjadi pada PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) yang naik 7,96 persen ke level 122.

Sementara PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) juga menguat 7,10 persen ke level 166, sebagai emiten sektor energi yang fokus pada pelumas industri.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. Saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 8,70 persen ke level 1.050, diikuti saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melemah 8,66 persen ke level 2.530.

Selanjutnya, PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) turun 6,52 persen ke level 86. Saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) ikut melemah sebesar 6,36 persen ke level 103.

Adapun di posisi terakhir lima besar top losers, ditempati oleh saham PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) setelah mengalami penurunan 4,26 persen ke level 45.

Sementara itu nilai transaksi pada sesi I tercatat sebesar Rp345,44 miliar dengan volume 4,88 juta lot dan frekuensi 40,19 ribu transaksi.

MNC Sekuritas menyampaikan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

"Sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Namun dikatakan mereka, best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga berpotensi  melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779.

MNC Sekuritas menyebut, area support IHSG hari ini berada di kisaran  7.022 dan 6.917. Sementara daerah resistance ada di sekitaran level 7.302-7.434. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait