Market Hari Ini 04 Feb 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

IHSG Dibuka Melemah di Level 8.121, Sektor Komoditas Tertekan

IHSG dibuka melemah 0,02 persen ke 8.121,03 di tengah tekanan jual. Sektor cyclical tertekan, sementara sektor basic industry justru memimpin penguatan.

IHSG dibuka melemah ke 8.121,03. Sektor cyclical dan properti tertekan, tapi basic industry dan keuangan menopang pasar. Simak top gainer dan loser hari ini!

Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty.
Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty.

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, meski pergerakannya masih diwarnai tekanan jual di sejumlah sektor.

Berdasarkan data perdagangan pagi hari, IHSG melemah 0,02 persen ke level 8.121,03, setelah bergerak fluktuatif dengan rentang terendah di 8.064,05 dan tertinggi menyentuh 8.194,68. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat di level 8.122,60, melonjak 199,87 poin atau setara 2,52 persen.

Nilai transaksi pasar tercatat sekitar Rp10,27 triliun dengan volume 211.93 juta lot dan frekuensi lebih dari 1.32 juta kali transaksi.

Dari sisi pergerakan saham, beberapa emiten mencatatkan penguatan signifikan dan masuk jajaran top gainers. Saham PT Martina Berto Tbk (MBTO) melonjak 40 poin atau 28,17 persen di harga 182. Di posisi berikutnya ada saham PT Jasa Berdikari Logistik Tbk (LAJU) dengan kenaikan sebesar 20 poin di level 24,10 persen di level 103. Sementara untuk posisi ketiga ditempati oleh PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dengan kenaikan 620 poin atau 22,14 persen di level 3.420.

Sementara untuk tekanan jual tinggi terlihat di jajaran top loser. Beberapa saham yang masuk top loser, antara lain MD Entertainment Tbk (FILM) turun 1.575 poin atau sebesar 15,00 persen di level 8.925. Selain itu, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) turun 40 poin atau 14,81 persen di level 230. Kemudian, penurunan juga terjadi di saham PT Akora Hydro Tbk (ARKO) sebesar 1.250 poin atau 14,79 persen di level 7.200.

Lebil lanjut, sektor dengan tekanan terdalam datang dari cyclical, yang melemah 3,49 persen, diikuti infrastruktur yang turun 1,94 persen, serta properti yang terkoreksi 1,25 persen.

Pelemahan juga terlihat pada sektor non-cyclical yang turun 1,04 persen dan sektor energi yang melemah 0,93 persen, mencerminkan tekanan pada saham berbasis komoditas dan konsumsi.

Sementara itu, sektor teknologi turun tipis 0,22 persen, diikuti sektor industrial yang terkoreksi 0,33 persen, dan sektor kesehatan yang relatif stabil dengan penurunan ringan 0,08 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor basic industry mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 2,09 persen, menjadi penopang utama pergerakan pasar. Penguatan juga terlihat pada sektor transportasi yang naik 0,58 persen, serta sektor keuangan yang menguat 0,43 persen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait