Market Hari Ini 16 Apr 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

IHSG Dibuka Menguat ke 7.672, Saham Perbankan hingga Transportasi Dorong Kenaikan

IHSG dibuka naik ke 7.672 didorong saham perbankan dan transportasi, meski tekanan jual masih membayangi pergerakan pasar.

IHSG menguat ke 7.672 dipimpin saham perbankan dan transportasi, di tengah tekanan jual dan potensi koreksi jangka pendek.

IHSG menguat ke 7.672 dipimpin saham perbankan dan transportasi, di tengah tekanan jual dan potensi koreksi jangka pendek. Foto: Dok. KabarBursa
IHSG menguat ke 7.672 dipimpin saham perbankan dan transportasi, di tengah tekanan jual dan potensi koreksi jangka pendek. Foto: Dok. KabarBursa

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 16 April 2026, naik 49,21 poin atau 0,65 persen ke level 7.672,79. Sepanjang awal sesi, indeks bergerak di kisaran level tertinggi 7.679,67 dan terendah 7.663,15, mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung positif meski dibayangi tekanan jual terbatas.

Berdasarkan data perdagangan, total volume transaksi tercatat sebesar 6,06 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp282,47 miliar dari 57.520 kali transaksi. Aktivitas perdagangan didominasi oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi menengah yang mengalami lonjakan signifikan.

Dari jajaran top gainers, saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) yang bergerak di sektor keuangan mencatat kenaikan 48 poin atau 26,97 persen ke level 226. Kenaikan ini menunjukkan minat investor terhadap saham perbankan digital yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Selanjutnya, saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dari sektor transportasi dan logistik melonjak 110 poin atau 25,00 persen ke level 550. Penguatan ini sejalan dengan tren positif sektor transportasi yang naik 1,78 persen.

Saham PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) di sektor consumer cyclical juga menguat 135 poin atau 24,55 persen ke level 685. Sementara itu, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik 20 poin atau 22,22 persen ke level 110, dan PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) menguat 295 poin atau 15,09 persen ke level 2.250.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham top losers. Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang bergerak di sektor basic industry turun 29 poin atau 12,95 persen ke level 195. Penurunan juga terjadi pada PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dari sektor consumer non-cyclical yang melemah 90 poin atau 11,18 persen ke level 715.

Selain itu, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) turun 290 poin atau 11,11 persen ke level 2.320, diikuti PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) yang terkoreksi 22 poin atau 8,21 persen ke level 246, serta PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) yang melemah 20 poin atau 6,62 persen ke level 282.

Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor kesehatan yang naik 2,42 persen, disusul sektor transportasi 1,78 persen, teknologi 1,35 persen, dan industri 1,25 persen. Sementara sektor keuangan dan properti masing-masing mencatat kenaikan terbatas sebesar 0,24 persen dan 0,55 persen.

Mengacu pada riset PT MNC Sekuritas, pergerakan IHSG masih berada dalam fase koreksi jangka pendek sebagai bagian dari pola wave. IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang resistance di 7.786 hingga 7.843, dengan area support terdekat di kisaran 7.457 hingga 7.578. 

Investor disarankan mencermati potensi koreksi lanjutan di tengah tekanan jual, meskipun peluang penguatan masih terbuka dalam jangka menengah.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait