Market Hari Ini 26 Feb 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

IHSG Dibuka Menguat ke 8.339, Asing Borong Rp2,74 Triliun

Didorong sektor teknologi dan properti, beli bersih asing di seluruh pasar tembus Rp2,74 triliun pada awal perdagangan.

Didorong sektor teknologi dan properti, beli bersih asing di seluruh pasar tembus Rp2,74 triliun pada awal perdagangan.

IHSG naik ke 8.339 pada awal sesi dengan net foreign buy Rp2,74 triliun. Sektor teknologi memimpin penguatan. Foto: Dok. KabarBursa
IHSG naik ke 8.339 pada awal sesi dengan net foreign buy Rp2,74 triliun. Sektor teknologi memimpin penguatan. Foto: Dok. KabarBursa

KABARBURSA.COMIndeks Harga Saham Gabungan atau IHSG membuka perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, di zona hijau dan melanjutkan penguatan pada awal sesi. Hingga pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat naik 17,21 poin atau 0,21 persen ke level 8.339,44, setelah sempat bergerak di rentang 8.337,54 hingga 8.358,96.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 8.351,36 dan langsung bergerak fluktuatif sebelum bertahan di teritori positif. Total volume transaksi tercatat 5,72 juta lot dengan nilai perdagangan mencapai Rp440,09 miliar dan frekuensi 64,43 ribu kali transaksi di seluruh pasar.

Dari sisi aliran dana, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net foreign buy sebesar Rp2,74 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net foreign buy di pasar reguler mencapai Rp1,18 triliun dan di pasar tunai serta negosiasi sebesar Rp1,56 triliun. Nilai beli asing tercatat Rp10,41 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai jual asing sebesar Rp7,67 triliun. Sementara itu, investor domestik mencatatkan nilai beli Rp19,49 triliun dan nilai jual Rp22,23 triliun. Secara komposisi, transaksi didominasi investor domestik sebesar 69,77 persen, sedangkan asing berkontribusi 30,23 persen.

Penguatan IHSG pada awal sesi turut ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor teknologi memimpin kenaikan dengan penguatan 0,74 persen, disusul sektor properti 0,52 persen, energi 0,38 persen, barang konsumen siklikal 0,35 persen, serta barang konsumen non-siklikal 0,31 persen. Sektor industri juga naik 0,18 persen, keuangan 0,02 persen, infrastruktur 0,06 persen, dan bahan baku 0,01 persen. Adapun sektor transportasi terkoreksi cukup dalam sebesar 2,23 persen dan sektor kesehatan melemah 0,62 persen.

Di jajaran top gainers, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dari sektor pertambangan melonjak 12,50 persen ke harga 1.800. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang bergerak di sektor perdagangan besar menguat 10,67 persen ke 2.490. PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM) dari sektor kesehatan naik 10,57 persen ke 272. PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) di sektor transportasi dan logistik menguat 8,64 persen ke 176, sementara PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dari sektor properti naik 8,02 persen ke 3.500.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. PT Indospring Tbk (INDS) dari sektor aneka industri turun 14,95 persen ke 1.280. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) di sektor barang konsumen non-siklikal melemah 12,81 persen ke 1.055. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang bergerak di sektor transportasi dan logistik terkoreksi 12,39 persen ke 2.050. PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) dari sektor teknologi turun 11,16 persen ke 199. Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) di sektor keuangan melemah 10,12 persen ke 7.550.

Secara teknikal, MNC Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan IHSG sebelumnya menguat 0,5 persen ke level 8.322 dan masih bergerak di atas MA20 dengan dukungan volume pembelian.

Dalam skenario terbaik, selama IHSG mampu bertahan di atas 8.170 sebagai level support terdekat, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] menuju rentang 8.440 hingga 8.503. Namun pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan ke area 8.149 hingga 8.217. Level support berada di 8.170 dan 8.025, sementara resistance terdekat di 8.408 dan 8.596.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait