Market Hari Ini 29 May 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.156, Saham Energi dan Infrastruktur Jadi Penopang

Pergerakan indeks sempat menyentuh level terendah di 6.111,97 dan tertinggi di 6.157,78.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Hingga pukul 09.07 WIB, IHSG naik 26,07 poin atau 0,43 persen ke level 6

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Hingga pukul 09.07 WIB, IHSG naik 26,07 poin atau 0,43 persen ke level 6.156,26.

Pergerakan indeks sempat menyentuh level terendah di 6.111,97 dan tertinggi di 6.157,78. Berdasarkan data perdagangan, total volume transaksi pasar mencapai 61,28 miliar lot dengan nilai transaksi sebesar Rp3,56 triliun dari 225,13 ribu kali transaksi.

Penguatan IHSG pada awal perdagangan ditopang kenaikan sejumlah sektor utama, terutama sektor basic industry yang melonjak 3,53 persen, disusul sektor energi yang menguat 2,08 persen dan sektor infrastruktur sebesar 1,66 persen. Sektor teknologi juga bergerak positif dengan kenaikan 0,86 persen, sementara sektor transportasi naik 0,68 persen dan sektor cyclical bertambah 0,60 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor masih bergerak di zona merah. Sektor non-cyclical terkoreksi 1,72 persen, sektor industrial turun 0,71 persen, sektor properti melemah 0,33 persen, sektor keuangan turun 0,31 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi tipis 0,05 persen.

Pada jajaran top gainers, saham PT Barito Renewables Energy Tbk dengan kode emiten BREN memimpin penguatan setelah melonjak 25 persen ke level 3.300. Emiten sektor energi terbarukan milik Grup Barito tersebut mencatat kenaikan 660 poin pada sesi pagi.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang bergerak di sektor pertambangan dan jasa energi. Saham CUAN naik 24,75 persen atau 125 poin ke level 630.

Sementara itu, saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) yang bergerak di sektor jasa keuangan menguat 24,69 persen ke level 1.010. Saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) dari sektor layanan kesehatan turut melonjak 23,32 persen menjadi 1.190, sedangkan saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) di sektor properti naik 18,56 persen ke level 990.

Di sisi pelemahan, saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) menjadi top loser setelah turun 14,76 persen ke level 179. Emiten manufaktur kemasan plastik tersebut terkoreksi 31 poin pada perdagangan pagi.

Saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) yang bergerak di industri kimia dasar juga turun tajam sebesar 14,01 persen ke level 13.200. Selain itu, saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) melemah 11,43 persen menjadi 3.100.

Tekanan jual juga terjadi pada saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) dari sektor kemasan yang turun 10,24 persen ke level 745 dan saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) yang melemah 9,73 persen ke posisi 204.

Di tengah pergerakan pasar tersebut, analis MNC Sekuritas dalam riset harian bertajuk Gelombang Lingkup Harian MNCS menilai IHSG sebelumnya terkoreksi 1,23 persen ke level 6.130 namun masih didominasi volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam bagian gelombang A dari gelombang (2) dengan area koreksi lanjutan berpotensi menguji level 5.899 sebagai area support. Adapun level support IHSG berada di 5.996 dan 5.899, sementara resistance diperkirakan berada pada area 6.318 hingga 6.459. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait