Market Hari Ini 15 Oct 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 8.114

IHSG dibuka menguat 0,60 persen atau naik 48 poin ke level 8.114

IHSG dibuka menguat 0,60 persen atau naik 48 poin ke level 8.114

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,60 persen atau naik 48 poin ke level 8.114 pada perdagangan Rabu, 15 Oktober 2025.

Mayoritas sektor kompak menghijau pada pembukaan sesi I pagi ini. Peringkat pertama ditempati sektor industri dasar (basic industry) yang naik +2,19 persen, disusul kesehatan (+1,17 persen), dan infrastruktur (+0,82 persen).

Dari sisi pergerakan saham, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) mencatatkan kenaikan tertinggi sehingga menempati posisi teratas top gainer dengan kenaikan 24,63 persen ke level Rp1.265 per saham. 

 PT Shield On Service Tbk (SOSS) juga mengalami lompatan signifikan usai melesat 21,92 persen ke Rp1.585. Di bawahnya terdapat PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) yang menguat 16,28 persen ke Rp300.

Sementara itu, PT Golden Flower Tbk (POLU) juga ikut menghijau atas kenaikan tajam 13,96 persen ke Rp34.700, disusul PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) yang naik 12,38 persen ke Rp590. 

Namun di sisi lain, sejumlah saham terpantau mengalami tekanan cukup dalam. PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) menjadi top loser setelah menyusut 15,00 persen ke level Rp306.

Saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) juga ikut melemah 14,88 persen ke Rp206, diikuti PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang melemah 14,86 persen ke Rp298.

Koreksi turut dialami PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) yang anjlok 14,77 persen ke Rp1.125, serta PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang turun 14,75 persen ke Rp5.925. 

Sebelumnya diberitakan, IHSG diproyeksikan masih akan mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu, 15 Oktober 2025.

Diketahui pada perdagangan kemarin, Selasa, 14 Oktober 2025, indeks ditutup di zona merah usai tergelincir 1,95 persen atau turun 160 poin ke level 8.066.

MNC Sekuritas menyampaikan IHSG sudah menembus MA20 dan support yang disampaikan dan diperkirakan posisi IHSG saat ini sedang membentuk awalan dari wave (2) dari wave [3] pada label hitam.

"Sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya paling tidak menguji 7,720-7,937 sekaligus menutup area gap yang ada," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Meski diprediksi melemah, IHSG tidak menutup kemungkinan berpotensi menguat ke rentang 8,092-8,166 dalam jangka pendek. Adapun MNC Sekuritas menyebut support IHSG kini ialah 8,022, 7,913 dan resistance 8,169, 8,260.(*) 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait