Market Hari Ini 23 Jun 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

IHSG Diproyeksikan Turun 0,88 Persen, Cek 4 Saham Pilihan Hari ini

IHSG diprediksi koreksi hari ini, analis MNC Sekuritas rekomendasikan saham MBMA, PNBN, SMDR, dan TKIM dengan strategi buy on weakness.

IHSG berpotensi koreksi, cek rekomendasi saham MBMA, PNBN, SMDR, TKIM dari analis MNC Sekuritas. Strategi buy on weakness disarankan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Senin, 23 Juni 2026. (Foto: KabarBursa.com/Abbas Sandji)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Senin, 23 Juni 2026. (Foto: KabarBursa.com/Abbas Sandji)

Daftar Isi

  1. 01 IHSG Sempat Ditutup Melemah 0,88 Persen

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Senin, 23 Juni 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain: MBMA, PNBN, SMDR, TKIM.

Analis MNC Sekuritas memprediksi IHSG melemah sebesar sebesar 0,88 persen ke level 6,907 didominasi dengan tekanan jual.

“IHSG sudah mencapai koreksi minimal yang kami berikan sekaligus menutup area gapnya, dan saat ini posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Cermati akan adanya kelanjutan koreksi IHSG yang akan menguji rentang area 6,720-6,800,” kata tim analis MNC Sekuritas, Senin, 23 Juni 2025. 

MNC Sekuritas mengungkapkan, level support pada perdagangan pagi ini adalah 6,811, 6,752. Sedangkan untuk resistance berada di level 7,035, 7,142.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan oleh tim MNC sekuritas pada perdagangan pagi ini, antara lain: MBMA, PNBN, SMDR, TKIM.

MBMA - Buy on Weakness

MBMA terkoreksi 4,19 persen ke 412 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Tim analis memperkirakan posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian dari wave B, sehingga MBMA masih rawan melanjutkan koreksinya dahulu.

  • Buy on Weakness: 386-412
  • Target Price: 456, 500
  • Stoploss: below 382

PNBN - Buy on Weakness

PNBN terkoreksi 1,70 persen ke 1,155 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Tim analis memperkirakan, posisi PNBN sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga PNBN masih rawan untuk melanjutkan koreksinya.

  • Buy on Weakness: 975-1,065
  • Target Price: 1,235, 1,400
  • Stoploss: below 950

SMDR - Buy on Weakness

SMDR menguat 7,50 persen ke 344 disertai dengan tingginya volume pembelian. Saat ini, posisi SMDR sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C, sehingga waspadai akan adanya kemungkinan koreksi dari SMDR.

  • Buy on Weakness: 308-328
  • Target Price: 356, 376
  • Stoploss: below 300

TKIM - Buy on Weakness

TKIM menguat 2,23 persen ke 5,725 disertai dengan munculnya volume pembelian. Tim analis memperkirakan, posisi TKIM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (a) dari wave [iv], sehingga TKIM rawan berbalik terkoreksi.

  • Buy on Weakness: 5,400-5,725
  • Target Price: 5,900, 6,025
  • Stoploss: below 5,300

IHSG Sempat Ditutup Melemah 0,88 Persen

Seperti diberitakan sebelumnya, IHSG mengakhiri sesi perdagangan Jumat, 20 Juni 2025, dengan koreksi sebesar 61,50 poin atau 0,88 persen, berada di posisi 6.907,14. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan pembukaan pagi hari yang sempat menyentuh angka Rp6.950 per saham.

Sepanjang perdagangan, pergerakan indeks berada dalam rentang 6.873,72 sebagai level terendah dan 6.956,80 sebagai titik tertinggi. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar 348,53 juta lot, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp22,24 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 1,19 juta kali.

Khusus di pasar reguler, terjadi perpindahan kepemilikan saham sebanyak 332,12 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp21,57 triliun.

Dari sisi investor asing, tercatat aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp1,3 triliun di pasar reguler. Secara keseluruhan, investor asing melakukan pembelian senilai Rp3,27 triliun, sementara nilai penjualannya mencapai Rp4,57 triliun.

Adapun komposisi nilai transaksi hari ini masih didominasi oleh investor domestik yang menyumbang 69,95 persen, sedangkan kontribusi investor asing berada di angka 30,05 persen.(*)

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait