Market Hari Ini 30 Jul 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Syahrianto

IHSG Menguat Dipimpin Sektor Keuangan, Potensi Uji 7.699 Masih Terbuka

IHSG dibuka menguat ke level 7.640 pada Rabu pagi. Sektor keuangan dan teknologi menjadi motor penggerak terbesar indeks.

Sektor keuangan pimpin penguatan IHSG, indeks berpeluang uji resistance 7.699 menurut analisis teknikal MNC Sekuritas.

Sektor keuangan pimpin penguatan IHSG, indeks berpeluang uji resistance 7.699 menurut analisis teknikal MNC Sekuritas. Foto: Dok. KabarBursa.
Sektor keuangan pimpin penguatan IHSG, indeks berpeluang uji resistance 7.699 menurut analisis teknikal MNC Sekuritas. Foto: Dok. KabarBursa.

Daftar Isi

  1. 01 MNC Sekuritas: Masih dalam Fase Akhir Kenaikan

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat 0,30 persen atau naik 22 poin ke level 7.640 pada perdagangan Rabu, 30 Juli 2025.

Mengutip data RTI Business, sebanyak 255 saham menguat dan hanya 71 saham yang melemah. Sementara 242 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan pada pembukaan sesi I tercatat 385,459 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp227,602 miliar.

Adapun merujuk data Stockbit, saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) mencuri perhatian dengan lonjakan harga sebesar 27,16 persen ke level 103.

Di posisi kedua terdapat saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) usai naik 24,12 persen ke posisi 1.415. Selain itu, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) juga menunjukkan kinerja apik dengan kenaikan sebesar 16,51 persen ke level 635.

Saham lain yang menunjukkan penguatan ialah PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) yang naik 11,11 persen menjadi 280. Ada ada pula PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) yang menguat 10,66 persen ke posisi 675.

Namun di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan jual dan masuk daftar top loser. Saham PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) tercatat mengalami penurunan paling dalam pada pembukaan sesi I yakni sebesar 5,21 persen ke level 364.

Saham PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) turut terkoreksi 5,00 persen menjadi 19, sementara PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melemah 3,47 persen ke posisi 139.

Adapun PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) turun 3,45 persen menjadi 140 dan saham PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) juga ikut terkoreksi 3,41 persen ke harga 170.

Dari sektoral, sektor keuangan terpantau menguat paling tajam usai mengalami kenaikan sebesar 0,93 persen. Di bawahnya terdapat sektor teknologi yang menanjak 0,74 persen, serta sektor transportasi dan industri yang masing-masing menghijau sebesar 0,72 persen dan 0,61 persen.

Sektor-sektor lain seperti basic industry (+0,64 persen), kesehatan (+0,60 persen), serta barang non-siklikal (+0,44 persen) juga turut menopang penguatan pasar secara keseluruhan. Sementara sektor energi mencatatkan kenaikan paling kecil dengan hanya 0,19 persen.

MNC Sekuritas: Masih dalam Fase Akhir Kenaikan

IHSG dinilai masih berpeluang melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek, setelah mencatat kenaikan tipis sebesar 0,04 persen ke level 7.617 pada perdagangan Selasa, 29 Juli 2025. Kenaikan ini juga disertai dengan lonjakan volume pembelian yang mengonfirmasi pergerakan teknikal pasca koreksi sebelumnya.

Menurut analisis teknikal dari MNC Sekuritas, IHSG saat ini tengah berada di penghujung fase wave v dari wave (iii) dalam struktur gelombang besar wave [c]. Dengan formasi tersebut, indeks diperkirakan akan menguji area resistance penting di kisaran 7.675 hingga 7.699.

“Target koreksi sebelumnya sudah tercapai. Kami perkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian akhir dari wave v dari wave (iii) dari wave [c], sehingga penguatan IHSG diperkirakan akan menguji rentang 7.675–7.699,” ujar analis teknikal senior MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dalam laporan tertulis, Rabu, 30 Juli 2025.

Ia menambahkan, level support terdekat berada di posisi 7.485, dan jika tekanan jual meningkat, IHSG berpotensi melemah ke level 7.344. Sementara itu, untuk jangka pendek, IHSG memiliki resistance selanjutnya di level 7.758, yang menjadi batas psikologis penguatan berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait