Market Hari Ini 03 Jun 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Moh. Alpin Pulungan

IHSG Menguat ke 6.199, Saham ini Langsung Melesat Hampir 20 Persen

IHSG bergerak di zona hijau pada awal perdagangan, sementara sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan sejak pembukaan.

IHSG menguat ke level 6.199 pada awal perdagangan. Simak daftar saham top gainers dan sektor yang memimpin penguatan hari ini.

Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com/Desty
Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com/Desty

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks naik 4,38 poin atau 0,07 persen ke level 6.199,81.

Sepanjang sesi awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.207,10 sebelum bergerak turun ke level terendah 6.196,52.

Total volume transaksi di seluruh pasar mencapai 5,82 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp455,08 miliar dari 57,72 ribu kali transaksi. Aktivitas perdagangan di pasar reguler mendominasi dengan volume 5,81 miliar saham dan nilai transaksi Rp455,06 miliar.

Pergerakan sektor saham pada awal perdagangan menunjukkan sentimen yang masih beragam. Sektor kesehatan menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 1,78 persen, disusul sektor energi yang naik 1,18 persen. Sektor industri juga menguat 0,64 persen, sementara sektor properti bertambah 0,44 persen dan sektor teknologi naik 0,31 persen.

Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah sektor. Sektor bahan baku atau basic industry menjadi yang paling tertekan setelah turun 0,96 persen, diikuti sektor barang konsumsi primer atau non-cyclical yang melemah 0,93 persen.

Sementara untuk sektor infrastruktur turun 0,74 persen, sektor transportasi terkoreksi 0,52 persen, dan sektor cyclical melemah tipis 0,08 persen. Sementara sektor keuangan bergerak relatif datar dengan kenaikan 0,02 persen.

Dari jajaran top gainers, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang bergerak di sektor energi dan investasi mencatat kenaikan terbesar. Saham DSSA melonjak 120 poin atau 19,51 persen ke level 735.

Posisi berikutnya ditempati PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), emiten sektor properti dan perhotelan, yang naik 90 poin atau 16,36 persen ke level 640. Kemudian PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk (VRNA) dari sektor pembiayaan menguat 10 poin atau 12,50 persen ke posisi 90.

Saham PT Ace Oldfields Tbk (KUAS), produsen peralatan pengecatan dan bahan bangunan, juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 14 poin atau 11,48 persen ke level 136. Sementara itu, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), operator rumah sakit yang bergerak di sektor kesehatan, menguat 1.425 poin atau 10,96 persen ke level 14.425.

Di kelompok saham yang mengalami pelemahan terbesar, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) yang bergerak di sektor jasa keuangan turun 125 poin atau 14,97 persen ke level 710. Saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), perusahaan logistik dan distribusi, terkoreksi 20 poin atau 11,05 persen menjadi 161.

Selanjutnya, saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) yang bergerak di sektor transportasi dan logistik melemah 22 poin atau 9,73 persen ke level 204. PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), emiten pelayaran dan jasa maritim, turun 18 poin atau 8,26 persen menjadi 200.

Adapun saham PT Super Energy Tbk (SURE) yang bergerak di sektor energi terkoreksi 200 poin atau 7,69 persen ke level 2.400 pada perdagangan pagi ini.

Meski bergerak menguat pada awal perdagangan, pergerakan IHSG masih dibayangi kecenderungan konsolidasi. Tim analis MNC Sekuritas dalam riset harian 3 Juni 2026 menyebut penguatan IHSG sebesar 1,11 persen pada perdagangan sebelumnya menuju level 6.195 disertai munculnya volume tekanan jual meski relatif terbatas.

Menurut MNC Sekuritas, pergerakan indeks saat ini diperkirakan masih menjadi bagian dari gelombang A pada skenario gelombang (2) berlabel hitam. Dalam skenario tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.362 hingga 6.484.

Namun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi dengan area support terdekat berada pada rentang 5.899 hingga 6.080. MNC Sekuritas menempatkan level support IHSG di 5.996 dan 5.899, sementara level resistance berada di 6.318 dan 6.459. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait