Market Hari Ini 11 Dec 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Tim Editorial

IHSG Menguat ke 8.767, RLCO Masih Catat ARA

Total transaksi pasar pada pembukaan sesi I pagi ini mencapai 8,21 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp572,11 miliar dari 67.390 transaksi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 11 Desember 2025. Indeks mencatat kenaikan 66,53 poin atau 0,76 persen

Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Kamis 11 Desember 2025. Indeks mencatat kenaikan 66,53 poin atau 0,76 persen ke level 8.767,46 pada pembukaan sesi I.

Total transaksi pasar pada pembukaan sesi I pagi ini mencapai 8,21 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp572,11 miliar dari 67.390 transaksi.

Aktivitas asing menunjukkan pergerakan campuran, dengan nilai foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp8,14 triliun dan foreign sell Rp8,19 triliun, sehingga mencatat net foreign sell sebesar Rp43,21 miliar.

Sementara pada pasar reguler, net sell asing meningkat ke Rp126,27 miliar, menandakan tekanan jual selektif masih berlangsung. Di sisi lain, aktivitas tunai dan negosiasi mencatat net foreign buy sebesar Rp83,06 miliar.

Di antara saham yang mencuri perhatian, PT Lestari Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), perusahaan sektor consumer non-cyclicals sarang burung walet yang baru tercatat di Bursa Efek Indonesia, kembali menggapai Auto Reject Atas atau ARA usai melonjak 25 persen ke harga 440.

Adapun selama tiga hari beruntun setelah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 8 Desember 2025, RLCO selalu mencatatkan ARA hingga akhir perdagangan.  

Penguatan signifikan juga terjadi pada PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dari sektor consumer cyclicals yang terbang 25 persen ke 1.075.

Saham PT Citatah Tbk (CTTH), emiten sektor basic materials, turut menguat 15 persen ke level 138. Dari sektor industrial goods, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) naik 14,17 persen ke 274.

Tidak ketinggalan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) dari sektor infrastruktur digital melesat 13,70 persen ke 15.975, didorong permintaan tinggi pada saham telekomunikasi berkapitalisasi besar.

Di sisi lain, tekanan jual membayangi saham-saham sektor transportasi dan ritel. PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mengalami penurunan terdalam, anjlok 14,85 persen ke 172.

PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) dari sektor consumer cyclicals turun 12,88 persen ke 284. PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) melemah 8,90 persen ke 665, sedangkan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 6,11 persen ke 123.

Dari sisi sektoral, pergerakan juga bervariasi. Infrastruktur memimpin penguatan dengan naik 3,71 persen, disusul energi yang naik 0,92 persen dan basic industrials yang bertambah 0,87 persen.

Sektor finance turut menguat 0,63 persen dan properti meningkat 0,61 persen. Sementara itu, sektor teknologi terkoreksi tipis 0,25 persen dan sektor transportasi turun 0,19 persen.(*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait