Market Hari Ini 06 Dec 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

IHSG Sepekan Berdiri Tegak, Ditopang Momen Window Dressing?

IHSG menguat stabil sepanjang 1–5 Desember 2025 meski pasar regional tertekan, didorong rotasi belanja ke saham non-blue chip dan ekspektasi window dressing akhir tahun.

IHSG naik 1,07 persen dalam sepekan, ditopang rotasi dana ke non-blue chip dan sentimen window dressing meski indeks regional melemah.

Papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: doc Desty Luthfiani KabarBursa.com.
Papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: doc Desty Luthfiani KabarBursa.com.

Daftar Isi

  1. 01 Sektor Non-Blue Chip Berikan Dorongan Kuat IHSG
  2. 02 IHSG Bertahan di Tengah Tekanan Eksternal

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sepekan terakhir, 1–5 Desember 2025, dengan penguatan yang terbilang stabil, meski pasar global justru bergerak tidak menentu. 

IHSG naik 1,07 persen dalam lima hari menjadi 8.632,76, menambah 91,19 poin dari pekan sebelumnya. Kenaikan ini menarik karena terjadi pada saat bursa-bursa besar Asia, terutama Jepang, justru terkoreksi cukup dalam.

Perjalanan IHSG sepanjang pekan memperlihatkan pola pemulihan bertahap. Pada pembukaan Senin, indeks sempat melemah ke kisaran 8.540-an sebelum mulai merangkak naik. Momentum baru muncul di pertengahan pekan ketika IHSG menembus area 8.650, meski belum mampu bertahan lama di atas level tersebut. 

Namun, pola higher lows yang terbentuk selama lima hari perdagangan menunjukkan adanya aliran dana yang menjaga pasar tetap berada dalam bias positif. Rentang pergerakan IHSG juga terbilang sehat, dengan level tertinggi di 8.689,10 dan terendah di 8.617,04.

Sektor Non-Blue Chip Berikan Dorongan Kuat IHSG

Penguatan IHSG terlihat semakin menarik ketika dibandingkan dengan pergerakan indeks-indeks acuan lainnya. LQ45 justru turun 0,76 persen ke posisi 847,27. Pelemahan ini menandakan bahwa kenaikan IHSG lebih banyak ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi menengah atau sektor-sektor non-blue chip yang mencatat rotasi belanja. 

Di saat big caps cenderung lesu, aliran dana domestik tampak mengalir ke sektor-sektor defensif maupun sektor yang tengah bersiap menyambut window dressing akhir tahun. Divergensi ini juga menunjukkan bahwa sentimen pasar belum merata, tetapi cukup kuat untuk menahan IHSG tetap di zona hijau.

Sementara itu, indeks Sri-Kehati melemah tipis 0,08 persen ke level 383,56. Pelemahan kecil ini mengindikasikan bahwa saham-saham dengan faktor keberlanjutan (ESG) tidak mengalami tekanan signifikan, namun tidak cukup kuat untuk menjadi penopang pasar. 

Kinerja indeks ini mengonfirmasi bahwa minat terhadap saham berbasis ESG masih stabil, tetapi belum menjadi motor penggerak di pekan ini.

Di sisi lain, indeks IDX30 mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,079 persen ke 440,19. Meski kecil, penguatan ini menunjukkan bahwa sebagian saham unggulan masih mencatat aliran dana masuk yang konsisten. 

Meski mini, kenaikan ini menjadi elemen yang menyeimbangkan pelemahan LQ45, menandakan ada rotasi internal antar kelompok saham berkapitalisasi besar.

IHSG Bertahan di Tengah Tekanan Eksternal

Secara keseluruhan, performa IHSG dalam sepekan ini mencerminkan karakter pasar domestik yang resilien. Di tengah tekanan eksternal, indeks tidak hanya bertahan, tetapi juga bergerak naik dengan struktur yang lebih solid. 

Dukungan dari likuiditas domestik dan ekspektasi window dressing mendekati akhir tahun memberi ruang bagi IHSG untuk bertahan di jalur penguatan. Sentimen global memang belum kondusif, tetapi sejauh ini, investor lokal tampaknya masih memegang kendali arah pasar.

Dengan kondisi di mana indeks regional melemah dan sebagian indeks sektoral domestik menunjukkan divergensi kinerja, IHSG justru membuktikan bahwa ruang upside masih terbuka. 

Jika tekanan global tidak meningkat tajam, pola kenaikan bertahap ini bisa berlanjut dalam beberapa pekan ke depan, terutama jika aliran dana asing kembali stabil dan rilis data ekonomi domestik mendukung. 

Sepekan terakhir menjadi bukti bahwa IHSG dapat tetap berdiri tegak di tengah guncangan eksternal, sebuah sinyal penting menjelang masuknya periode musiman penguatan pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait