Market Hari Ini 13 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

IHSG Sepekan Terkoreksi Tipis, Ditutup Menguat Berkat Aliran Dana Asing

IHSG sepekan tercatat terkoreksi tipis meski perdagangan Jumat ditutup menguat ke 7.854,06, didorong masuknya dana asing di tengah sentimen global yang masih membebani pasar.

IHSG sepekan terkoreksi tipis, namun ditutup menguat di akhir pekan ke 7.854 berkat aliran dana asing, meski sentimen global masih menekan pasar saham.

IHSG terpantau berada di zona hijau pada perdagangan Jumat, 12 September 2025. Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani.
IHSG terpantau berada di zona hijau pada perdagangan Jumat, 12 September 2025. Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani.

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini di level 7.854,06, naik 106,15 poin atau 1,37 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.747,91. 

Pergerakan tersebut menunjukkan adanya dorongan positif menjelang akhir pekan, meskipun secara mingguan indeks masih mencatat penurunan tipis akibat tekanan jual yang sempat mendominasi pada awal pekan.

Sepanjang lima hari terakhir, IHSG bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di pertengahan pekan, sejalan dengan sentimen global yang kurang kondusif. Kekhawatiran mengenai kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan rilis data ekonomi global yang bercampur menimbulkan aksi ambil untung di sejumlah saham unggulan. 

Namun, pada sesi akhir pekan, aliran dana asing kembali masuk dengan nilai beli bersih mencapai Rp5,2 triliun, berbanding jual asing sebesar Rp4,5 triliun. Dukungan ini berhasil mengangkat IHSG ke zona hijau, sekaligus menahan koreksi lebih dalam.

Dari sisi perdagangan, volume transaksi mencapai 296 juta lot dengan nilai Rp14,4 triliun, mencerminkan likuiditas yang tetap terjaga. Frekuensi perdagangan yang tembus 1,85 juta kali menandakan tingginya aktivitas investor, meskipun sebagian masih mengambil posisi hati-hati. 

Level tertinggi IHSG pekan ini berada di 7.854,81, hanya selisih tipis dari posisi penutupan terakhir, sedangkan level terendah tercatat di 7.790,79. 

Jika dibandingkan dengan posisi tertinggi setahun di 8.022,76, IHSG masih berjarak relatif kecil, menandakan ruang penguatan tetap terbuka jika sentimen positif berlanjut.

Sentimen yang membayangi pasar pekan ini didorong oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari luar negeri, investor mencermati ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang memberikan harapan pelonggaran likuiditas, meski dibayangi ketidakpastian data inflasi. 

Dari dalam negeri, stabilitas makroekonomi dan masuknya arus dana asing memberi optimisme bahwa pasar saham Indonesia tetap menarik di tengah gejolak global.

Menutup pekan, performa IHSG menunjukkan ketahanan di level psikologis 7.800. Kenaikan pada sesi terakhir memberi sinyal bahwa investor masih percaya pada prospek jangka menengah, terutama dengan dukungan fundamental ekonomi domestik yang relatif solid. 

Namun demikian, volatilitas global tetap menjadi faktor yang bisa menguji konsistensi penguatan IHSG pada pekan berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait