Market Hari Ini 07 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

IHSG Sesi I Menghijau ke Level 7.117, Saham Prajogo Pangestu Pimpin Transaksi

Sektor infrastruktur dan kesehatan menopang penguatan IHSG, sementara tekanan jual asing masih membayangi perdagangan sesi siang.

IHSG menguat ke level 7.117 pada sesi siang. Asing masih mencatat net sell Rp484 miliar, sementara BRPT memimpin nilai transaksi pasar.

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan sesi I, Kamis, 7 Mei 2026 setelah menguat 0,36 persen atau 25 poin ke level 7.117.

Pada sesi I, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 7.204 sebelum akhirnya mengalami pelemahan koreksi bertahap. Adapun level terendah tercatat di posisi 7.108.

Mengutip data Stockbit, aktivitas perdagangan pasar tercatat cukup ramai. Volume transaksi seluruh pasar mencapai 261,23 juta lot dengan frekuensi transaksi sebesar 1,55 juta kali dan nilai perdagangan menembus Rp12,33 triliun.

Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah sektor yang bergerak positif. Sektor infrastruktur menjadi salah satu penggerak utama setelah naik 1,08 persen, diikuti sektor kesehatan yang menguat 0,93 persen, sektor industrial naik 0,82 persen, dan sektor keuangan bertambah 0,69 persen.

Sementara itu, tekanan masih terlihat pada saham-saham berbasis komoditas dan transportasi. Sektortransportasi terkoreksi paling dalam sebesar 1,57 persen, disusul sektor basic industry turun 1,39 persen dan sektor energi melemah 1,04 persen.

Dari sisi aktivitas transaksi, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi emiten dengan nilai transaksi terbesar di pasar. Hingga siang hari, nilai transaksi BRPT telah mencapai Rp1 triliun.

Di bawah BRPT, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatat nilai transaksi Rp596,02 miliar. Selanjutnya saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat transaksi Rp481,47 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp370,10 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp345,85 miliar.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait