Market Hari Ini 01 Sep 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

IHSG Tertekan, Analis Soroti Dampak Penjarahan dan Demo

IHSG diproyeksikan melemah hingga 5 persen akibat tensi politik yang memanas, termasuk aksi penjarahan dan pembakaran gedung DPRD di beberapa daerah.

IHSG diprediksi turun hingga 5 persen akibat tensi politik. Gejolak pasar dan pelemahan rupiah jadi dampak utama dari kondisi politik nasional saat ini.

Pembakaran dan penjarahan diprediksi membuat IHSG terkoreksi pada perdagangan, Senin, 1 September 2025. Foto: doc KabarBursa.com
Pembakaran dan penjarahan diprediksi membuat IHSG terkoreksi pada perdagangan, Senin, 1 September 2025. Foto: doc KabarBursa.com

Daftar Isi

  1. 01 IHSG Diprediksi Melemah 1,53 Persen

KABARBURSA.COM – Kondisi perpolitikan di Indonesia yang memanas membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprakirakan penjarahan di rumah beberapa tokoh politik dari Nasdem (Ahmad Sahroni) dan Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Patrio akan membuat kondisi memanas dan berdampak terhadap perekonomian di Indonesia.

Menurutnya, peningkatan tensi politik membuat laku pasar menjadi apatis. Ia memprediksi perdagangan saham pada Senin, 1 September 2025 akan melemah. Meski demikian, pelemahan yang terjadi tidak akan menuju ke arah suspensi. 

“Maksimal itu hanya 5 persen penurunannya. Jadi kayak seperti di hari Jumat kemarin, maksimal itu adalah 3 persen tapi kenyataannya tidak di 3 persen. Hanya mendekati 2,5 setelah itu balik kembali,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Minggu, 31 Agustus 2025.

Penurunan IHSG hingga maksimal 5 persen, lanjut dia, tidak akan membuat Bursa Efek Indonesia melakukan suspensi. Meski tidak terlalu signifikan penurunan IHSG, namun pelemahan yang akan terasa adalah mata uang rupiah.

Ibrahim menuturkan, pelemahan ini terjadi karena terjadi pembakaran gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seperti Makassar, Surabaya, Medan, Bandung dan beberapa daerah lainnya.

IHSG Diprediksi Melemah 1,53 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada awal perdagangan Senin, 1 September 2025. Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan koreksi mencapai 1,53 persen ke level 7.830, dengan tekanan jual menjadi faktor dominan.

“IHSG terkoreksi cukup agresif sebesar 1,53 persen ke 7,830 disertai dengan besarnya tekanan jual, namun koreksi IHSG masih mampu ditahan oleh MA20. Pada label hitam, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (3), sehingga meskipun terkoreksi hanya akan menguji area 7,691-7,753 dahulu dan kemudian akan menguat ke 8,017-8,102,” kata tim analis MNC Sekuritas, Senin, 1 September 2025.

Dalam catatannya, analis menilai IHSG pada jangka pendek berpotensi menguji level 7.731 dan 7.680. Namun demikian, mereka mengingatkan kemungkinan koreksi lebih dalam tetap perlu diwaspadai pada rentang 7.858 hingga 8.008. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait