KABARBURSA.COM-Moody's menurunkan peringkat kredit Israel sebagai dampak dari konflik dengan Hamas di Gaza. Dampak dari konflik tersebut telah dinilai oleh Moody's sebagai meningkatkan risiko politik bagi Israel dan melemahkan lembaga eksekutif dan legislatif serta kekuatan fiskalnya di masa mendatang.
Ini adalah kali pertama Israel mengalami penurunan peringkat kreditnya. Selain itu, prospek utang Israel juga diturunkan menjadi negatif karena adanya risiko eskalasi dengan Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang beroperasi di perbatasan utara Israel.
Serangan Hamas di Israel pada 7 Oktober menyebabkan kematian sekitar 1.160 orang di Israel, sebagian besar adalah warga sipil.
Sebagai respons, Israel melakukan serangan udara dan darat yang menewaskan sedikitnya 27.947 orang di Gaza, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Akibat konflik ini, S&P Global Ratings dan Fitch juga menurunkan prospek kredit Israel menjadi negatif. Fitch menyatakan bahwa lingkungan keamanan yang melemah menunjukkan risiko sosial yang lebih tinggi dan menandakan kelemahan lembaga eksekutif dan legislatif dibandingkan dengan penilaian sebelumnya oleh Moody's.
Moody's memperkirakan beban utang Israel akan jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelum konflik terjadi.