Market Hari Ini 05 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Industri Pengolahan Sumbang 18,67{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} PDB RI 2023, Terbesar

Industri Pengolahan Sumbang 18,67{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} PDB RI 2023, Terbesar
Industri Pengolahan Sumbang 18,67{ebdbbc6e6776edee5015c7a1b8b6f85fb1398462916d4269298bb0b7121d79da} PDB RI 2023, Terbesar

KABARBURSA.COM - Industri pengolahan menjadi sektor usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023. Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada tahun tersebut tumbuh sebesar 5,05 persen (year-on-year/yoy).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), lapangan usaha yang menyumbang paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 adalah industri pengolahan, dengan porsi sebesar 18,67 persen. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 18,34 persen. Plt. Kepala BPS, Amalia A. Widyasanti, menyatakan bahwa semua sektor usaha mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2023, melanjutkan tren pertumbuhan positif.

"Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi, yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, pertambangan, dan konstruksi terus melanjutkan tren pertumbuhan yang positif di tahun 2023," kata Amalia dalam rilis BPS, Senin, 5 Februari 2024.

Dari segi pertumbuhan, industri pengolahan mencatat pertumbuhan sebesar 4,64 persen, yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada tahun 2022 yang mencapai 4,89 persen. Sementara itu, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan sebesar 13,96 persen, jasa lainnya sebesar 10,52 persen, serta akomodasi dan makanan-minuman sebesar 10,01 persen.

"Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat, penyelenggaraan event internasional seperti Piala Dunia U-17, pertemuan KTT ASEAN, MotoGP Mandalika, dan persiapan pemilihan umum," ungkapnya.

Dari sisi sektor usaha, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,95 persen. Meskipun angka ini relatif lebih kecil dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 1,01 persen, namun tetap lebih besar dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 0,70 persen.

Lebih lanjut, secara triwulanan, industri pengolahan juga menjadi kontributor terbesar yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Pada triwulan IV/2023, industri pengolahan berkontribusi sebesar 19,08 persen yoy.

"Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB, yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan. Kelima sektor ini melanjutkan tren pertumbuhan positif. Total kontribusi kelima sektor ini terhadap PDB mencapai 63,54 persen," pungkasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait