Market Hari Ini 02 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Ini 10 Saham yang Jadi Parkiran Duit AK Rp1,1 Triliun dalam Sepekan

UBS Sekuritas Indonesia (AK) masuk top broker pekanan dengan net buy Rp478,9 miliar, dengan dana terbesar mengalir ke sini.

UBS Sekuritas Indonesia (AK) masuk top broker pekanan dengan net buy Rp478,9 miliar, dengan dana terbesar mengalir ke sini.

Dana AK sebesar Rp1,1 triliun terdistribusi ke 10 saham besar dalam sepekan. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Dana AK sebesar Rp1,1 triliun terdistribusi ke 10 saham besar dalam sepekan. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Daftar Isi

  1. 01 Top Broker Sepekan, AK Nomor Dua

KABARBURSA.COM – Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) menonjol sepanjang sepekan terakhir setelah masuk dalam jajaran lima besar broker dengan nilai transaksi tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Merujuk data perdagangan yang dihimpun Kabarbursa.com, broker ini tercatat berada di posisi kedua, menunjukkan peran signifikan dalam pergerakan dana di pasar.

Data broker activity menunjukkan dana AK terdistribusi ke sejumlah saham berkapitalisasi besar lintas sektor. Nilai pembelian terbesar tercatat pada saham CUAN dengan total Rp511,6 miliar, diikuti volume 3,9 juta lot dan harga rata-rata Rp1.296.

Di sektor perbankan, AK juga terlihat agresif. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dibeli sebesar Rp165,7 miliar dengan volume 374.005 lot di harga rata-rata Rp4.431. 

Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat pembelian Rp66,2 miliar dengan 176.371 lot pada harga rata-rata Rp3.760.

Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut masuk dalam radar dengan nilai pembelian Rp51,9 miliar dan volume 168.539 lot di harga rata-rata Rp3.055. Aksi ini menunjukkan eksposur AK yang cukup besar pada sektor perbankan selama periode tersebut.

Di sektor energi dan komoditas, AK mencatat pembelian pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp52,2 miliar dengan 98.112 lot pada harga rata-rata Rp5.259. 

Sementara PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dibeli Rp30,5 miliar dengan volume 26.896 lot di harga rata-rata Rp11.244.

Saham tambang dan alat berat juga masuk daftar. PT United Tractors Tbk (UNTR) dibeli Rp95,1 miliar dengan 31.920 lot pada harga rata-rata Rp29.799. 

Selain itu, PT Astra International Tbk (ASII) mencatat pembelian Rp71,9 miliar dengan volume 118.905 lot di harga rata-rata Rp6.059.

Di luar sektor utama tersebut, AK juga mengalokasikan dana pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp35,2 miliar dengan volume 205.809 lot di harga rata-rata Rp1.948. 

Adapun PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat pembelian Rp34,2 miliar dengan 32.555 lot di harga rata-rata Rp9.557.

Top Broker Sepekan, AK Nomor Dua

Data broker summary mencatat beberapa sekuritas mencatat nilai transaksi signifikan dengan komposisi beli dan jual yang beragam.

Stockbit Sekuritas Digital (XL) memimpin dengan total nilai transaksi mencapai Rp16,7 triliun. 

Di posisi kedua, UBS Sekuritas Indonesia (AK) membukukan Rp12,7 triliun, diikuti Mandiri Sekuritas (CC) sebesar Rp12,2 triliun.

Selanjutnya, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat nilai transaksi Rp9,5 triliun dengan kecenderungan net sell, sementara Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) mencatat Rp7,7 triliun dengan posisi net buy.

Di antara broker tersebut, AK menjadi salah satu yang mencatatkan akumulasi beli bersih, dengan net buy sebesar Rp478,9 miliar dalam sepekan. 

Aktivitas ini mencerminkan aliran dana yang cukup konsisten masuk melalui broker tersebut.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait