Market Hari Ini 10 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Ini Eksplorasi MDKA Kuartal III 2025 yang Habiskan Rp100,77 Miliar

Keempat lokasi ini meliputi Tujuh Bukit dan DSI di Jawa Timur, Pulau Wetar di Maluku, dan Pani di Gorontalo.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melanjutkan kegiatan eksplorasi selama kuartal III 2025 yang berakhir 30 September 2025 di empat lokasi di Indonesia.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melanjutkan kegiatan eksplorasi selama kuartal III 2025 yang berakhir 30 September 2025. (Foto: Dok. Merdeka Copper Gold)
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melanjutkan kegiatan eksplorasi selama kuartal III 2025 yang berakhir 30 September 2025. (Foto: Dok. Merdeka Copper Gold)

KABARBURSA.COM – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melanjutkan kegiatan eksplorasi selama kuartal III 2025 yang berakhir 30 September 2025 di empat lokasi di Indonesia. Keempat lokasi ini meliputi Tujuh Bukit dan DSI di Jawa Timur, Pulau Wetar di Maluku, dan Pani di Gorontalo.

Berdasarkan keterbukaan informasi, situs di Tujuh Bukit fokus pada sumber daya tembaga emas dan emas Perak. Eksplorasi DSI berfokus pada eksplorasi tembaga, emas, dan perak, sedangkan di Wetar difokuskan pada sumber daya tembaga. Sementara terakhir proyek eksplorasi Pani difokuskan pada sumber daya emas.

Corporate Secretary MDKA, Jessica J., mengungkapkan total pengeluaran untuk eksplorasi oleh Merdeka sepanjang triwulan III 2025 adalah berkisar Rp100,77 miliar atau setara dengan USD6,16 juta. 

Lebih lanjut, ia juga merinci eksplorasi di empat tempat tersebut. Pada proyek emas dan perak di Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur, Merdeka menghabiskan Rp75,09 miliar (USD4,59 juta) untuk pengeboran definisi sumber daya umur tambang dan pekerjaan eksplorasi regional.

Sebagian besar pekerjaan, lanjut Jessica, diselesaikan oleh PT Bumi Suksesindo, dengan dukungan tambahan yang diberikan melalui perjanjian kontrak antara Merdeka dan PT Merdeka Teknik Servis (MTS).

"Hasil kegiatan eksplorasi berupa dua rig reverse circulation (RC) dan delapan rig diamond drill (DD) telah menyelesaikan 59 lubang bor dengan total pengeboran 15.418,4 meter," ujar Jessica dalam Laporan Eksplorasi MDKA Kuartal III 2025, Jumat, 10 Oktober 2025.

Lebih lanjut, survei geofisika induced polarisation telah dilakukan di Gua Macan, mencakup 18 array dengan luas 467,6 hektare.

Rencana implementasinya adalah pengeboran permukaan di proyek Tujuh Bukit akan dilanjutkan menggunakan delapan rig DD dan satu rig RC untuk pengeboran definisi tersebut. Survei geofisika akan dilanjutkan pada target-target regional.

Selanjutnya, Jessica menerangkan hasil kegiatan eksplorasi di Tambang Tembaga Wetar. Pengeboran pengembangan sumber daya di Prospek Kali Kuning menyelesaikan 33 lubang bor dengan total kedalaman 2.472,4 meter. Secara bersamaan, tambahnya, kegiatan eksplorasi regional meliputi survei induced polarisation sepanjang empat jalur dengan total 9,8 km, pemetaan geologi seluas 144,71 hektare, dan pengambilan 491 sampel. 

"Perkiraan biaya total eksplorasi pada kuartal III 2025 di situs ini yaitu Rp15,32 miliar," ungkap dia.

Untuk proyek Damai Suksesindo atau DSI dengan target tembaga, emas, dan perak, Merdeka Copper Gold telah menggelontorkan sebanyak Rp520 juta. Area prospek juga telah ditentukan untuk eksplorasi detail. 

Adapun tidak lanjutnya meliputi kegiatan eksplorasi lapangan di DSI dihentikan setelah persetujuan masa penangguhan selama satu tahun yang dimulai pada 10 Oktober 2024. Selama periode ini, DSI akan melanjutkan studi desktop data geologi dan reinterpretasi data geofisika.

Lebih jauh, Corporate Secretary MDKA itu menjabarkan proyek emas Pani di Gorontalo, diperkirakan menelan biaya mencapai Rp9,84 milair (USD0,60 juta) selama kuartal III 2025. Ini dikerjakan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan dukungan tambahan yang diberikan melalui perjanjian kontrak antara Merdeka dan MTS.

"Rencana tindak lanjut pada proyek ini antara lain program pemboran eksplorasi akan dilakukan di Prospek Kolokoa, serta melanjutkan pemetaan geologi secara detail dan pengambilan contoh channel," pungkas Jessica.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait