Market Hari Ini 20 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Inklusi dan Literasi Multifinance Cenderung Rendah

Inklusi dan Literasi Multifinance Cenderung Rendah
Inklusi dan Literasi Multifinance Cenderung Rendah

KABARBURSA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024-2028. Dalam roadmap tersebut, meskipun terjadi peningkatan, tingkat literasi dan inklusi keuangan pada perusahaan pembiayaan, atau multifinance, masih tergolong rendah.

Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK mengungkapkan bahwa tingkat literasi keuangan pada perusahaan pembiayaan secara umum meningkat dari 15,17persen pada 2019 menjadi 25,09persen pada 2022.

Namun, bila dibandingkan dengan tingkat literasi keuangan nasional secara keseluruhan, tingkat literasi keuangan pada perusahaan pembiayaan masih relatif rendah.

Sama halnya dengan tingkat inklusi keuangan pada perusahaan pembiayaan yang secara umum meningkat dari 14,56persen pada 2019 menjadi 16,13persen pada 2022. Namun demikian, jika dibandingkan dengan tingkat inklusi keuangan nasional secara keseluruhan, tingkat inklusi keuangan pada perusahaan pembiayaan masih terbilang rendah.

OJK menjelaskan bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, pengalaman, budaya, lingkungan, pendapatan, pendidikan, lokasi, gender, dan usia.

Sementara itu, OJK menyatakan bahwa potensi pertumbuhan pada perusahaan pembiayaan masih besar. Hal ini tercermin dari tingkat inklusi keuangan di Indonesia yang terus meningkat. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) dari OJK, tingkat inklusi keuangan nasional pada tahun 2022 mencapai 85,1persen, meningkat dari 76,2persen pada tahun 2019.

Meskipun demikian, inklusi keuangan pada sektor perbankan masih menjadi yang tertinggi dengan 74,0persen. Sementara itu, inklusi keuangan pada penyedia jasa keuangan lainnya, termasuk lembaga pembiayaan, masih terpaut jauh. Dengan potensi perluasan pasar ke depan, OJK memperkirakan bahwa ruang untuk peningkatan inklusi keuangan pada perusahaan pembiayaan masih sangat terbuka.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait