Market Hari Ini 17 Oct 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

INOV Dorong Ekonomi Industri Daur Ulang

INOV Dorong Ekonomi Industri Daur Ulang
INOV Dorong Ekonomi Industri Daur Ulang

Daftar Isi

  1. 01 Penjualan Dan Ekspor Produk
  2. 02 Target Peningkatan Penjualan

KABARBURSA.COM - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), sebagai perusahaan yang terdepan dalam daur ulang limbah PET di Indonesia, berfokus pada peningkatan penjualan dan ekspor produk Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF) pada tahun 2024. Re-PSF merupakan serat sintetis yang diproduksi dari daur ulang sampah botol plastik PET, yang digunakan dalam berbagai produk seperti boneka, jaket, sepatu, dan perlengkapan tidur.

Pada tahun 2023, kinerja ekspor Re-PSF INOV sangat menonjol, dengan kontribusi ekspor mencapai 73 persen dari total penjualan hingga kuartal ketiga. Pertumbuhan ini tercatat sebesar 25 persen secara kuartalan (QoQ) pada ekspor Re-PSF, dipacu oleh tingginya permintaan produk daur ulang ini dalam industri tekstil dan perlengkapan tidur.

Direktur INOV, Victor Choi, menyatakan bahwa fokus pada pasar ekspor didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap Re-PSF, terutama sebagai bahan baku ramah lingkungan. INOV optimis pertumbuhan ekspor ini akan terus berlanjut pada 2024, didukung oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,16 persen (yoy) pada Q1 2024 dan peningkatan ekspor sebesar 1,70 persen (yoy), terutama ke pasar Tiongkok dan negara-negara berkembang.

Botol PET plastik merupakan bahan baku utama dalam produksi Re-PSF. INOV, melalui anak perusahaan PT Plasticpay Teknologi Daurulang, menginisiasi berbagai program pengumpulan botol plastik, dioperasikan di beberapa kota seperti Solo, Mojokerto, Medan, Makassar, dan Subang. Produk upcycle, hasil dari kolaborasi dengan UMKM dan pelaku Industri Kreatif, juga menjadi bagian dari upaya INOV dalam mendukung solusi berkelanjutan untuk limbah plastik, menciptakan aksesoris baru dari botol plastik daur ulang.

Inisiatif ini memperkuat komitmen INOV dalam menjaga lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis keberlanjutan.

Penjualan Dan Ekspor Produk

PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan yang bergerak dalam daur ulang limbah PET, mengumumkan pencapaian penjualan yang mengesankan untuk kuartal pertama tahun 2024. Total penjualan mencapai Rp 151,6 miliar, menandai pertumbuhan sebesar 4,4 persen dari tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja yang kuat dari produk Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), yang menyumbang sebanyak 76 persen dari total penjualan, menunjukkan kenaikan sebesar 20,1 persen dari tahun sebelumnya. Informasi ini terungkap dalam laporan keuangan Q1 yang dirilis hari ini.

Kinerja penjualan ekspor Re-PSF INOV pada tahun lalu mencapai prestasi cemerlang, terutama hingga Q3 2023 yang berkontribusi sebesar 73 persen dari total penjualan. Laporan keuangan perusahaan pada kuartal tersebut mencatat peningkatan signifikan sebesar 25 persen QoQ untuk ekspor Re-PSF, diperkuat oleh meningkatnya permintaan akan produk ini dalam industri pembuatan barang perlengkapan tidur.

“Perkembangan permintaan terhadap Re-PSF sebagai bahan baku produksi menjadi alasan utama kami untuk fokus pada pasar ekspor. Potensi pertumbuhan masih terbuka lebar pada tahun ini, sesuai dengan proyeksi pertumbuhan 2024,” ungkap Direktur INOV, Victor Choi, Senin 4 Maret 2024.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Q1 2024 tetap optimis. Danareksa Sekuritas meramalkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen (yoy) pada Q1 2024, mengalami kenaikan dari angka 5,04 persen (yoy) pada Q4 2023. Hal ini didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah. Ekspor, diantisipasi tumbuh sebesar 1,70 persen (yoy) pada Q1 2024, melampaui pertumbuhan 1,64 persen (yoy) pada Q4 2023, terdorong oleh permintaan yang tetap positif dari Tiongkok dan negara-negara berkembang lainnya.

Botol PET plastik menjadi bahan baku utama untuk memproduksi Re-PSF, yang kemudian diolah dan didaur ulang. Inocycle telah menyediakan titik pengumpulan dan meningkatkan kesadaran melalui anak perusahaannya, PT Plasticpay Teknologi Daurulang.

Botol PET yang terkumpul dibersihkan secara menyeluruh di fasilitas pencucian yang telah dioperasikan di 5 kota, seperti Solo, Mojokerto, Medan, Makassar, dan Subang. Sementara itu, pabrik Re-PSF tersebar di 4 kota, yaitu Tangerang, Solo, Mojokerto, dan Medan.

INOV dan PlasticPay juga melanjutkan upaya ekspansi dan berbagai inisiatif sosial untuk mengatasi masalah sampah. Misalnya, mereka berkolaborasi dengan UMKM dan pelaku Industri Kreatif di Indonesia untuk menciptakan produk upcycle yang terbuat dari 100 persen sampah botol plastik yang telah didaur ulang oleh INOV.

Upcycle adalah proses daur ulang yang menciptakan barang dengan kegunaan baru tanpa mengubah bentuk asli, seperti mengubah botol plastik menjadi aksesoris yang unik. Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menghadirkan solusi berkelanjutan untuk masalah limbah plastik.

Target  Peningkatan Penjualan

PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan terkemuka dalam daur ulang limbah PET di Indonesia, mengusung target peningkatan penjualan dan ekspor produk Re-PSF pada tahun 2024. Re-PSF (Recycled Polyester Staple Fiber) merupakan serat sintetis yang dihasilkan dari daur ulang sampah botol PET, digunakan dalam berbagai produk seperti boneka, jaket, sepatu, dan lainnya.

Kinerja penjualan ekspor Re-PSF INOV pada tahun lalu mencapai prestasi cemerlang, terutama hingga Q3 2023 yang berkontribusi sebesar 73 persen dari total penjualan. Laporan keuangan perusahaan pada kuartal tersebut mencatat peningkatan signifikan sebesar 25 persen QoQ untuk ekspor Re-PSF, diperkuat oleh meningkatnya permintaan akan produk ini dalam industri pembuatan barang perlengkapan tidur.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait