Market Hari Ini 09 Oct 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Investor Disarankan Manfaatkan Koreksi Jangka Pendek Saham Fundamental Kuat

"Mengingat potensi penguatan IHSG masih terbuka menuju area resistance 8.247 dalam jangka dekat" ujar Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana

"Mengingat potensi penguatan IHSG masih terbuka menuju area resistance 8.247 dalam jangka dekat" ujar Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor,

Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia (Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani)
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia (Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani)

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 0,04 persen ke level 8.166 pada Rabu, 8 Oktober 2025. Di tengah koreksi indeks, sejumlah saham layak dicermati pada perdagangan hari ini.

Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana menyarankan investor memanfaatkan koreksi jangka pendek untuk akumulasi bertahap di saham-saham berfundamental kuat seperti sektor energi, media, dan konsumsi

"Mengingat potensi penguatan IHSG masih terbuka menuju area resistance 8.247 dalam jangka dekat," ujar dia dalam risetnya yang diterima Kabarbursa.com, Rabu, 8 Oktober 2025.

Untuk perdagangan hari ini, Hendra menjagokan beberapa saham, salah satunya adalah ADRO yang direkomendasikan buy dengan target harga 2.000. Menurutnya, hal ini seiring kenaikan harga batu bara dan permintaan global yang stabil.

Selain itu, SCMA juga dinilai layak dikoleksi dengan target 500, didukung aksi korporasi grup EMTK yang terus menambah kepemilikan serta rumor mengenai IPO Superbank dan Vidio.

"Rumor positif mengenai rencana IPO Superbank dan platform Vidio yang dapat memperkuat ekosistem digital grup," ungkapnya.

Selanjutnya, ada juga MINA yang menurut Hendra, saham ini berpotensi teknikal rebound menuju resistance 270. Saham CBDK menjadi pilihan terakhir karena diklaim menarik dengan target 8.000.

"Seiring prospek pertumbuhan bisnis ritel premium yang menjanjikan," tuturnya.

Adapun untuk proyeksi IHSG, secara teknikal, Hendra mengatakan indeks masih bertahan di atas area support kuat di kisaran MA20 pada 8.044 hingga lower wedge di 8.000.

"Sehingga peluang rebound masih terbuka apabila tekanan jual mereda," pungkasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait