PREMIUM Market Hari Ini 14 Apr 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

J Resources Panen Emas, tapi Beban Utang Masih Menyengat

Meskipun penjualan emas melonjak, utang PSAB masih jadi tantangan besar untuk tahun 2025.

PSAB mencatatkan kenaikan penjualan emas di tahun 2024, namun utang jangka panjang yang membengkak tetap jadi tantangan.

Salah satu fasilitas dekat pertambangan emas milik PT J Resources Asia Pasifik Tbk atau PSAB. (Foto: Dok. J Resources)
Salah satu fasilitas dekat pertambangan emas milik PT J Resources Asia Pasifik Tbk atau PSAB. (Foto: Dok. J Resources)

KABARBURSA.COM - PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) kembali menunjukkan kilau emasnya di tahun 2024. Penjualan perusahaan naik signifikan jadi USD236 juta, tumbuh lebih dari 38 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar USD170 juta. Tapi, apakah itu cukup buat mengimbangi "tambang utang" yang masih dalam?

Mari kita kulik laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2024 yang baru saja dirilis perusahaan tambang emas ini. 

Kenaikan penjualan tahun 2024 ke USD236 juta jelas jadi sorotan, karena ini adalah lonjakan penjualan tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Di sisi lain, margin kotor juga penting. Beban pokok penjualan tercatat USD122 juta, artinya laba kotor sebesar USD113,7 juta, atau margin kotor sekitar 48 persen.

PREMIUM Premium Content

Artikel premium ini hanya tersedia untuk Member

Anda dapat membuka artikel ini secara individual dengan harga Rp35.000. Jika sudah berlangganan, silakan login untuk melanjutkan membaca melalui dashboard premium Anda.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait