Market Hari Ini 27 Mar 2024 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Jadi Wilayah Berkembang, BSD Dinilai Tak Perlu Masuk PSN

Jadi Wilayah Berkembang, BSD Dinilai Tak Perlu Masuk PSN
Jadi Wilayah Berkembang, BSD Dinilai Tak Perlu Masuk PSN

KABARBURSA.COM - Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyebut Bumi Serpong Damai (BSD) tidak perlu masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) karena sudah menjadi wilayah yang berkembang.

Pemerintah telah mengumumkan penunjukan 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru untuk tahun ini. Salah satu kawasan yang menjadi proyek ini adalah BSD.

Huda mengakui jika BSD memiliki kawasan berintegrasi yang bisa dikembangkan menjadi suatu pusat industri yang bagus.

"KRL dan stasiun terintegrasi pun sudah ada sebenarnya, jadi cukup cocok dijadikan pusat pengembangan industri tertentu," kata Huda kepada Kabar Bursa, Rabu 27 Maret 2024.

Dia juga mengatakan BSD cocok menjadi industri high-tech. Selain itu, ia mengklaim kawasan ini juga bisa menjadi tempat industri kesehatan.

Meski berpotensi menjadi pusat perindustrian, Huda tidak setuju jika BSD masuk ke dalam PSN. Menurutnya kawasan ini sudah cukup berkembang tanpa harus masuk PSN.

"Tapi untuk jadi PSN saya kurang setuju karena BSD sudah cukup berkembang tanpa harus masuk PSN," ucap dia.

Di sisi lain, Huda juga tidak setuju Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 masuk ke dalam daftar PSN. Ia justru mempertanyakan maksud dari PIK dijadikan PSN.

"Terlebih PIK yang masuk ke PSN guna ngembangin apa," kata dia.

Perlu diketahui selain BSD, pemerintah juga menetapkan PIK 2 sebagai PSN. Rencananya, kawasan PIK 2 akan terhubung dengan jalan tol yang sedang dalam pengembangan, yaitu Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg. (yog/prm)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait